Menanti vSphere 6

The Rumours are True !

vsphere-releases

Akhirnya datang juga penantian panjang yang di nanti-nanti hampir 5 tahun.

vsphere6

VMware vSphere 6.0 kini sudah mulai diperkenalkan ke publik meski masih dalam versi beta version. Seluruh IT Pro di undang untuk mencicipi dan menguji langsung produk virtualisasi no #1 di jagat IT.

Yang perlu dicatat adalah, FT (Fault Tolerance) di vSphere 6.0 sudah support multi cpu (4 vCPU, 64GB memory)…sesuatu yang di tunggu-tunggu oleh IT Pro.Sekarang, mission critical system yang memakai lebih dari 2-4 vCPU sudah bisa di memakai fitur ini. Artinya, tujuan minimal ataupun  zero downtime bisa tercapai.

Fitur HA (High Availability) juga ada peningkatan, di versi sebelumnya APD (All Path Down) dan PDL (Permanen Device Lost) ke FC,iSCSI, FCoE maupun NFS masih belum maksimal (ilang aja gitu), sekarang APD dan PDL  sudah bisa di deteksi dengan lebih baik.Artinya ? Sekarang tugas IT pro lebih mudah…biarkan VMware menyembuhkan dirinya sendiri.

Guest VM yang di support bertambah yakni :

* Oracle Unbreakable Enterprise Kernel Release 3
* Asianux 4 SP4
* Solaris 11.2
* Ubuntu 12.04.5
* Ubuntu 14.04.1
* Oracle Linux 7
* FreeBSD 9.3
* Mac OS X 10.1

yes.. Oracle Linux, Mac OS X sudah secara resmi native di support !

Untuk management-nya (vCenter ) sudah memiliki scalabilitas yang sama baik versi linux (appliance) maupun versi windows server.

platform

Yang pasti vSphere Web Client-nya banyak terdapat improvement.Lebih cepat dan responsif.

vsphere web client

Bagaiman dengan fitur vMotion ?

Migrasi VM antar virtual swicth, antar vCenter dengan jarak yang lumayan jauh (round trip delay hingga 100ms RTT)

vmotion6

Artinya meskipun antar datacenter jauh … misal Batam  – Jakarta masih okelah

batam-jakarta

Jadi   bila ada yang bercita-cita membuat datacenter antar pulau ..silakan.

Chat WhastApps @Browser Chrome

Sudahkan cek tampilan WhatsApp di hp hari ini ?

Ada fitur baru yang masih fresh … WhatsApp Web

Btw, apa sih guna-nya  WhatsApp Web ?

1. Jika HP ketinggalan di rumah/kantor ..masih bisa baca dan respon WhatsApp via web.

2. Jika di kantor kebanyakan maen hp..ga elok..mendingan  buka di PC pake browser.  ^_^

3. Buat yang jempol jari  ukuran L  ^_^..sering salah ketik karena touchcreen atau keiped yng super mini. Keyboard PC lebih nyaman bukan ?

Bagaimana cara-nya ? mudah ..

1.Di komputer / PC , buka browser Chrome (sementara wajib pake Chrome, browser lain nyusul katanya) kalo belum ada donlot /pasang dulu

whatsappbrowser

2. Click link ini https://web.whatsapp.com

whatsappqr-code-sample

3. Ambil HP, dan buka  WhatsApp, tap pojok kiri atas ( tanda tiga titik )

Screenshot_2015-01-22-09-03-43

Pilih WhatsAppWeb..

4. Arahkan camera hp ke layar monitor komputer..lalukan scanning QR code diatas.

Screenshot_2015-01-22-09-04-14

5. Selesai.

Nanti di web browser otomatis akan muncul daftar chats, group, contact dll..sama kayak yang di hp.

whatsappbrowser-reg2

Berhubung WhatsAppWeb harus connect ke WhatsApp yang di hp, maka :

1. Pastikan HP nyala dan koneksi internetnya ON …jika memakai paket internet qouta ..pastikan cukup.

whatsappbrowser-pairing

2. Pilih koneksi wifi or paket internet unlimited.

Sumber: engadget.com

i3 – Intelligent Integrated Infrastructure

mie-instant

Apapun yang serba instant ternyata jadi sangat populer dan digemari. Mie instant produk Indonesia di klaim sebagai yang ter-enak (note: rendang tetap jadi makanan ter-enak di dunia).

Berterimakasih-lah pada generasi mie instant (80-90-an) yang telah menciptakan banyak “produk instant” yang menjadi trend saat ini.

Generasi yg kurang sabaran..ingin-nya cepat, mudah, minim hirarki dan tanpa bumbu2 pengawet/penyedap rasa (tanpa birokrasi yg rumit).

Teknologi yag di ciptakan oleh gen mie instant , contohnya komunikasi instant via messenger (BBM, WhatsApp, dst) sudah mengalahkan popularitas komunikasi tradisional jadul spt telegram, fax, atau sms ataupun email.

swicth-cabling

credit : emerson.com

Contoh lain, ada di teknologi data center. Membangun data center tradisional yang memakan banyak waktu dan juga biaya secara perlahan mulai tergeser dengan trend baru . Teknologi jadul yang di bangun oleh kakek-kakek kita sudah mulai di tinggalkan karena boros tempat, listrik, dan pasti-nya biaya.

plant

credit : automationworld.com

Memperkenalkan apa yang kita akan sebut sebagai tiga i –   ” Intelligent Integrated Infrastructure “. Sebuah pendekatan baru untuk membangun sebuah data center yang lebih efisien dan cost friendly .

Compact datacenter di ilustrasikan sebagai berikut.

Before  (isi data center penuh dengan rack server/storage/switches) smartcabinet1

After (isi data center di compress, tdk memerlukan banyak “box” / rack ) smartcabinet2

Lebih simple, hemat tempat, dan efficient ?

Mari kita buka isi dari compact & smart  datacenter ini

Solusi compact data center

smartcabinet-full smartcabinet-full-1 smartcabinet-full-2

Perbandingan yang datacenter jadul versus instant

comparison

Feature Tear-off

containrack1

containrack2

containrack3

containrack4

containrack5

containrack7

containrack8

Secured access door

containrack9

Touchscreen Display & Access Control

containrack10

Kondisi aktual bisa bisa dipantau langsung

emerson-lcd

Cooling unit

containrack12

Power unit

containrack13

Remote Control Unit

containrack14

remotealarm

Informasi / kondisi data center bisa di pantau secara remote / mobile

COOLING MANAGEMENT

Aliran udara panas (dibelakang rack) dan udara dingin (depan rack) yang di sirkulasikan (re-use)  untuk efisiensi cooling & power

hot-cold-airflow

Untuk kasus darusat / emergency, jika cooling unit mengalami kegagalan / rusak Maka akan di backup oleh fan unit (kipas cadangan)

EmergencyFan

Aliran udara panas dan dingin masih tetap bisa di sirkulasikan dengan baik. sehingga sistem tetap berjalan normal.

EmergencyFan-Airflow

Solusi compact & smart datacenter ini bisa di setup dalam hitungan jam

packaging

Beberapa jam kemudian

completedrack

tech-specs

Siapa yang bisa mengimplementasikan solusi diatas ?

Mulai dari kantor pemerintahan baik pusat maupun cabang, toko retail, bisnis UKM, u maupun pemain telco pun bisa pakai.

Selain itu manufacturing,warehouse, lembaga pendidikan bisa sekolah maupun kampus juga sangat cocok , untuk pemakaian di lab computer/jaringan juga sesuai.

Tidak kalah keren lah ama datacenter gugel ataupun fesbuk ^_^

Sumber: emerson.com

1+1 = Never Settle

cyanogen_bootscreen

Android™ rasa Cyanogen, ROM idaman para mobile bricker (^_^) , yang memberikan kebebasan “ngoprek unlimited”. Tidak salah jika tagline the flagship killer di sematkan pada maenan baru dari Tiongkok ini.

Jangan salah, produk Tiongkok yang super KB2 (kualitas bagus beneran) , ponsel spec super tidak selalu identik dengan mahal, hal ini sudah di buktikan oleh Xiaomi.

Tampaknya ceritak sukses Xiaomi, memberikan inspirasi lain bagi para tycon technology di negeri Tirai Bambu tersebut. Kali ini giliran OnePlus One mencoba peruntungan di kompetisi super ketat para pabrikan smartphone

oneplus1

OnePlus One belum secara resmi di pasarkan di Indonesia , mohon di ingat Xiaomi saja baru resmi nongol akhir tahun lalu dan hanya di jual online. Jika nemu yang versi kopi darat bisa kebanyakan dari “special delivery”.

Jika di bandingkan dengan Xiaomi, sebagai  pelopor flagship killer maka smartphone Flagship terbaru mereka yaitu Xiaomi Mi5, merupakan penerus kesuksesan dari Xiaomi Mi4.

Mungkin nama Xiaomi sudah tenar duluan (mantan boss Android sampai merapat kesana), bahkan di Indonesia nama mereka sudah mengorbit dan menjadi pesaing vendor besar sekelas Samsung, LG, dan Sony setelah mereka merilis 2 Smartphone murahnya yaitu Xiaomi Redmi 1S dan Xiaomi Redmi Note. Yang menjadikan nama Xiaomi cepat melesat adalah produknya selalu dibandrol dengan harga murah.

Apakah hal serupa terjadi dengan OnePlus One yang mengusung tagline “Never Settle” , The Flagship Killer ?

oneplus2

Oneplus One bakal dibanderol dengan harga 299 USD atau sekitar 3,5 jt. rupiah, itu untuk versi 16Gb dan untuk 64Gb dijual dengan harga 350 USD atau 4.1 jt-an.

bencmark

Spesifikasi yang di tawarkan boleh di adu.

qualcom

Operating System Cyanogen 11S based on Android 4.4
CPU Qualcomm© Snapdragon™ 801 processor with 2.5GHz Quad-core CPUs
GPU Adreno 330, 578MHz
RAM 3 GB LP-DDR3, 1866MHz
Storage 16/64 GB eMMC 5.0, available capacity varies
Sensors Accelerometer, Gyroscope, Proximity and Ambient Light
Battery Embedded rechargeable 3100 mAh LiPo battery

Connectivity

Connectivity
  • GSM: 850, 900, 1800, 1900MHz
  • WCDMA: Bands: 1/2/4/5/8
  • LTE: Bands: 1/3/4/7/17/38/40
Wi-Fi Dual-band Wi-Fi (2.4G/5G) 802.11 b/g/n/ac
Bluetooth Bluetooth 4.0
NFC 65T (software card emulation, payment methods and multi-tag support)
Positioning Internal GPS antenna + GLONASS
Digital Compass
Ports Data & Charging: Micro USB 2.0
Audio: Jack 3.5mm
Buttons Power Button
Volume Rockers
Capacitive / On-screen buttons
SIM 1 slot – Micro SIM
Indicators 1 LED notification light (multicolored)

oneplus3

Display

Size 5.5 inch JDI
Resolution 1080p Full HD (1920 x 1080 pixels), 401 PPI
Type LTPS IPS with TOL
Protection Corning© Gorilla© Glass 3

amazing foto

Cameras

Sensor 13 Megapixel – Sony Exmor IMX 214
Lenses 6 lenses to avoid distortion and color aberration
Flash Dual-LED
Aperture f/2.0
Front Camera 5 Megapixel – Distortion free
Video 4K resolution video with stereo recording Slow Motion: 720p video at 120fp

2015 : Tahun-nya Cloud Platform

TEKsystem2015Forecast01

Selama tiga tahun terakhir, IT Pro sepakat bahwa security, business intelligence (BI)/ Big Data, mobility dan cloud computing / virtualization adalah top five  yang paling berpengaruh di organisasi.

Prediksi di tahun depan, mayoritas IT leader akan fokus pada “operational objective”, seperti pengurangan biaya, meningkatkan efisiensi, standarisasi, dan merampingkan kompleksitas di organisasi-nya.

Memasuki tahun 2015 nanti , Enterprise Resource Planning (ERP) diperkirakan mengambil salah satu posisi top five , menggeser posisi virtualisasi yang meledak di 2014 ini..

ServiceNow2015CloudTrends01

Dari survey terbaru oleh Intuit, di perkirakan 78% UKM or Small Medium Bussiness (SMB) di Amrik akan mengadopsi teknologi cloud hingga tahun 2020, di bandingkan kondisi per tahun ini yang baru sekitar 37%. Artinya tangga panjang menuju ke awan…

Dice0914FastGrowingTechSkills09

Allan Leinwand, VP dan CTO Cloud Platform and Infrastructure ServiceNow memprediksikan bahwa 2015 adalah tahun-nya cloud platform. Dari cloud menuju business intelligence 2.0,sebuah era baru yang akan membuat perubahan besar pada cloud landscape.

Bagaimana dengan bisnis cloud Indonesia ? Di perkirakan akan terjal mendaki  seperti Great of Wall versi Ngarai Sianok di Koto Gadang, Sumatra Barat. Pondasi virtualisasi di tahun 2014 adalah anak tangga pertama menuju cloud platform. Be ready for an unexpected journey !

Dari berbagai sumber

Zerto – BC/DR/DRaaS – No Problemo

Memperkenalkan Zerto

bestvmware-europe-20014

Solusi enteprise class untuk business continuity and disaster recovery (BCDR) untuk IT infrastruktur virtual dan cloud computing. Sebagai pemenang Best of Show at VMworld 2011, a Best of VMworld 2014 award, dan juga Product of the Year Awards 2011, 2012, and 2013 menunjukkan bahwa solusi yg di tawarkan Zerto diakui oleh VMware selaku product principal.

Zerto memiliki pendekatan yang out-of-box dibanding produk sejenis-nya. Solusi  Zerto Disaster Recovery menggantikan traditional array-based BCDR.

Ilustrasi tradisional array based. Replikasi di level array / storage

old-ways-replication

Solusi dari Zerto, replikasi di level hypervisor.

hypervisor-replication

newyork-dallas

Zerto adalah hypervisor centric dan  bekerja berdasarkan write-split , artinya tidak ada snapshot dalam proses replikasi.

Sekali lagi tidak ada snapshot. Artinya teknologi Zerto agak berbeda, sedikit anti mainstream, dimana produk replikasi sejenis  dari  Veeam ataupun vSphere berbasis pada array-based asynchronous, memakai snapshot (pasti-nya)

Jadi singkatnya apa kelebihan Zerto ?

Data-Replication-over-WAN

Zerto melakukan proses replikasi secara terus menerus dengan mengirim stream I/O replikasi ke remote site. Artinya RPO (Recovery Point Objective) bisa di set minimum hingga hitungan detik. Sesuatu yg tidak dimiliki oleh teknlogi snapshot standard vSphere,  RPO saat ini hanya bisa di set minimum-nya mentok 15 menit.

Teknologi snapshot sudah lama dipakai untuk urusan backup data..tetapi teknologi ini masih banyak yang perlu di perbaiki lagi. Misalnya utk server yang berbasis Microsoft (Windows), VSS (Volume Shadow copy Service) masih dan slalu menjadi andalan utk urusan snapshot. Seperti halnya tukang foto, tidak smua foto (snapshot) yg di hasilkan bagus..mungkin ada efek red eye (mata merah) sehingga fotopun nampak cacat. Demikian juga dengan snapshot yg bermasalah tidak bisa digunakan sebagai backup & recovery.

Zerto tidak memakai snapshot

No snap so no VSS issues …terbaik.?

boboiboy

Solusi dari Zerto cukup lengkap, teknologinya bisa di implementasikan sebaigai BC/DR dan juga DR as a Service untuk private, public, maupun hybrd cloud.

cloud

 Zerto – Amazon EC2

Membuat hyrib cloud dan replikasi ke Amazon EC2

Zerto-Virtual-Replication-Architecture-Amazon-AWS1

 Zerto – Cisco

Zerto di approve sebagai arsitekur DRaaS yang di dukung penuh oleh Cisco

draas-cisco1

draas-cisco2

draas-cisco3

Yang ter keren..Zerto ini bisa di integrasikan sebagai solusi BC/DR  untuk dari product VMware Vsphere versi paling basic alias  Essential (tanpa plus ) hingga enterprise. Sebagai catatan vSphere essential dari sono-nya  tidak memiliki fitur replikasi.

Sumber / referensi : Cisco DRaaS, Zerto BC/DR

Tergeser Awan

Di kompilasikan dari berbagai sumber.

Sebutlah Google, Facebook, dan Amazon, mungkin sudah tidak asing lagi bagi yang lama ataupun baru mencicipi internet.

Bagaimana tiga kampiun jagoan di internet menjalankan operasi massive mereka di seluruh semesta internet ?

Satu yang hal yang pasti…layanan word wide web mereka bukan hanya di jalankan dari satu lokasi di Amrik sono.

Mereka mendistribusikan ribuan server-server mereka di seluruh  penjuru mata angin agar kita bisa surfing web, googling,imel, ceting, Fesbukan atau menjalankan aplikasi lainnya dengan lebih cepat dan nyaman.

Sesuai alfabet, mari buka teknologi dibalik layar monitor.

Di mulai dari Amazon.

Perusahaan yang dulunya dikenal hanya jualan barang online, misalnya beli buku terbitan bule yang tidak tersedia di Gramedia (ingat jaman doeloe susah cari referensi buat nulis tugas akhir).

Sekarang Amazon tidak hanya bisnis retailer barang, mereka sekarang bertransformasi menjadi perusahaan internet yang jualan service dengan AWS (Amazon Web Service). Mereka juga bisnis cloud dengan produk EC2 (Elastic Compute Cloud).

aws-amazon

Running high-volume, low-margin businesses menuntut “cost efficiency” yang tinggi. Di kutip dari Wired.com, Amazon men-design sendiri seluruh dapur-nya .aka datacenter. Mulai dari server, storage, network, bahkan listrik PLN-nya mereka bikin sendiri (Wow).

Amazon menyebutnya Original Design Manufacturer (ODM), berbeda dengan perusahaan mainstream yang rata-rata memakai Original Equipment Manufacture (OEM), misalnya memakai produk dari HP, IBM, Dell, dst. Dengan ODM, Amazon membeli sendiri processor server mereka ke Intel Corp. lalu membuat sendiri server dan storage-nya ke pabrik di Asia (.aka China). Persis dengan bisnis iPhone-nya Apple, yang juga made in Amrik tapi fabrikasi China.

server-assy

Image credit : ZT system.

Amazon menjalankan strategi ini agar bisa memberikan harga service yang sangat-sangat bersaing dengan kompetitor mereka tanpa mengorbankan teknologi, karena secara keren-nya Amazon punya teknologi sendiri.Amazon EC2 boleh dikatakan bisnis cloud yang ter- murah dan terlaris untuk sangat ini.

Dikutip dari Techtarget,

James Hamilton, Vice President and Distinguished Engineer di Amazon membuka sedikit teknologi dibalik AWS

AWS Global Infrastructure

awsdatacentere-global-infra

AWS Region

Amazon membagi semesta-nya dalam 11 wilayah / region (tersebar di US, Europe, Asia, Australia) ,dimana setiap wilayah di  hubungkan dengan jaringan private fiber Amazon. Maksudnya dan tujuan pembagian wilayah ini yakni :

  • Agar sesuai dengan perda (peraturan daerah) masing-masing negara.
  • Mengurangi network latency koneksi di sisi end-user ke transit centers.

AWS Availability Zone (AZ)

awsdatacentere-AZ

Total ada 28 AZ  untuk 11 wilayah AWS. Artinya ada sekurangnya 28 datacenter. Tiap AZ memiliki jalur redundan ke Transit Center dan ke AZ. dengan koneksi jaringan private fiber utk traffic minimal 25 Tbps. Network latency minimal mutlak diperlukan (sekurang-kurangnya 2 ms).

awsdatacenterecosystem

Setiap datacenter Amazon minimal nyedot listrik sekitar 25-30 MW (bisa tuh nyalain lampu  se-kota Batam) dengan sekitar 50.000 – 80.000 server di tiap datacenter, beban networknya sekitar 102 Tbps.

AWS Rack, Server, and NIC

awsdatacentereco-NIC

Selain issue network latency, yang tidak kalah criticalnya adalah software stack latency disisi aplikasi, guest OS,hypervisor dan NIC. Amazon punya cara sendiri menangani issue penting ini yakni dengan memberikan setiap guest VM satu biji virtual NIC memakai teknologi SR-IOV (Single-Root I/O Virtualization).

SR-IOV ini bisa meng-isolasikan tiap virtual NIC sehingga akan mencegah terjadi serangan yang umunnya terjadi di jaringan public seperti DDoS. Sehingga customer akan terhindar dari urusan web down gara-gara DDoS.

AWS Custom Server and Storage

awsdatacentere-server-storage

Setiap server dan storage yang di operasikan AWS adalah “made in Amazon ” alias ODM built. Server mereka bahkan memakai processor yang di pesan khusus ke Intel.

Untuk storage Amazon men-design sendiri tiap rack storage-nya. Setiap Amazon rack memiliki 864 hard drives dan total beratnya  1 ton lebih. (nandingin berat sapi kurban presiden kemarin)

Terakhir, yang paling menarik, kebutuhan power supply untuk “menghidupi” seluruh peralatan di data center di supply sendiri .

awsdatacentere-PLN

Wow..ini niat atau memang niat banget..mantab. :-)

Harapan Pak James Hamilton dengan semua teknologi diatas

“AWS is delivering more service at a faster pace, and reliability increased”

Bagaimana dengan Facebook ataupun Google ?

fb-datacenter

Setali tiga uang…mereka juga menggunakan pendekatan yang sama. Membangun data center-nya dengan merk mereka sendiri, Facebook malah buat bikin standar terbuka untuk membangun datacenter (Open Compute Project)

Facebook server

Mereka menyumbang revenue ke Intel dengan memborong processor Intel utk dipasang di peralatan mereka.

Sekarang 75% pendapatan Intel di sumbang dari pembuatan server, “donatur-nya” bukan hanya pemain hardware lama seperti IBM, HP,Dell tetapi juga raksasa internet  Google , Facebook dan Amazon.

Sepertinya bisnis mulai tergeser awan…