Microsoft Lync, Merubah Era Baru Komunikasi Bisnis


Microsoft sebagai perusahaan penyedia piranti lunak dan pengembang teknologi Cloud Computing, hari ini (17/11) mengumumkan ketersediaan teknologi terbaru yang mengubah cara orang berkomunikasi dalam dunia bisnis.

Diberi nama Microsoft Lync, teknologi ini mewujudkan peningkatan produktifitas perusahaan melalui komunikasi bisnis efisien dengan mitra kerja, dan tanpa batasan waktu maupun ruang.

Sebenarnya teknologi Lync ini adalah bagian dari teknologi Microsoft Office Communications Servers yang telah dikembangkan agar lebih user friendly. Selain itu yang membedakan teknologi Lync dengan teknologi sebelumnya adalah, setiap pengguna dapat berinteraksi menyertakan video dan konferensi audio, mengirimkan materi Microsoft Office, SharePoint dan Exchange, mengirimkan pesan singkat, hingga menelepon mitra kerja secara langsung dan fleksibel.

“Dengan adanya Lync di dalam sebuah perusahaan, teknologi ini dapat menyatukan suara perusahaan melalui layanan pesan singkat, web, audio dan konferensi melalui video telah merubah cara mereka berkomunikasi dengan memberdayakan kekuatan tim kerja mereka dalam hasil kolaborasi teknologi yang lebih efektif, efisien dan hemat biaya,” terang Susanto Hartono, President Director PT. Microsoft Indonesia.

“Perusahaan tidak perlu lagi pakai PABX. Kalau kompetitor kami memang ada yang menawarkan sistem seperti ini tapi harus membeli hardware lagi yang mahal, kalau Lync tidak perlu beli hardware yang macam-macam lagi. Inti dari Lync adalah communication anytime and anywhere,” ujarnya

 

Microsoft Lync sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan program-program instant messaging seperti Yahoo Messenger, namun dalam Lync seluruh aktivitas komunikasi dapat dilakukan hanya dengan mengeklik satu ikon. Misalnya saat kita akan menelepon seseorang. Caranya cukup dengan mengetikkan nama orang tersebut, kemudian klik ikon telepon. Begitu juga saat akan mengirim SMS atau email.

Dalam mencari nama seseorang juga tidak hanya dapat dilakukan dengan mengetikkan nama mereka, tapi juga mengetikkan posisi mereka dalam perusahaan. “Biasanya ada yang namanya diganti pakai simbol-simbol begitu sehingga kita kesulitan menemukan kontaknya. Dengan Lync kita tinggal ketik posisinya, kemudian kita akan dapat nama mereka,” jelas Sutanto.

Selain itu Lync juga dilengkapi dengan fitur untuk berbagi dokumen secara online sehingga dapat dilihat oleh semua orang pada waktu yang sama. Ini berguna saat perusahaan melakukan sebuah teleconference, dimana saat rapat berlangsung, pimpinan rapat bisa mengirimkan materi rapat sehingga dapat dibuka oleh para peserta rapat di berbagai lokasi berbeda.

“Ini contoh efisiensi juga, misalnya kalau mau melakukan training kepada cabang-cabang perusahaan. Tinggal conference, kirim materi dan mereka tinggal buka materinya. Jadi tidak perlu lagi kirim orang ke cabang,” ungkap Sutanto.

Dalam satu conference window, Microsoft Lync dapat menampung sebanyak 250 orang. Jalannya sebuah conference pun dapat direkam dengan mengeklik tombol Record. “Fitur ini berguna kalau ada karyawan yang tidak hadir, jadi dia bisa diberikan hasil rekamannya full, bukan diceritakan,” jelas Sutanto.

 

Tampilan Lync yang ditujukan pada semua perusahaan yang butuh komunikasi ini mirip instant messenger (IM). Tapi ini bukan sekadar IM buat kantoran. Ia bisa dipakai untuk rapat virtual keroyokan, videokonferensi, dan chatting melalui satu antarmuka yang mudah dipakai, sederhana, dan sama di PC, browser atau perangkat mobile. “Tidak kaku dengan satu device,” cetus Sutanto.

Dalam demo, diperagakan bagaimana mudahnya menggunakan Lync. Bisa lihat nomor telepon, status seseorang (tidak perlu buka Facebook), historical phone, juga numeric pad telepon dari satu tampilan. “Mencari orang bisa menurut nama atau keahliannya,” tutur Fuji Castilani (Solution Specialist, PT Microsoft Indonesia).

Jika orang yang dihubungi pasang status Do not disturb, maka panggilan telepon langsung dialihkan ke inbox yang bersangkutan. Yang menyenangkan, kita tidak perlu catat e-mail, atau nomor ponsel secara manual, karena semua kontak menjadi satu dan bisa digunakan untuk e-mail, chatting, atau video call.

Mau video call sambil unggah file Powerpoint yang perlu dilihat bersama-sama, misalnya untuk training karyawan perusahaan atau kantor cabang bank yang tersebar di berbagai kota? Silakan invite orang-orangnya. Caranya mudah, cukup drag and drop nama mereka. O ya, untuk video call cukup menggunakan kamera Webcam dengan koneksi GSM 3G, tidak perlu Wi-Fi.

Konferensi, jelas Fuji, tidak harus di komputer, tapi boleh dilakukan dengan telepon. Live meeting pun boleh direkam, lengkap dengan suara, chat. “Bandwidth otomatis diatur oleh Lync,” kata Fuji. “Di mana pun kita berada bisa lakukan kumunikasi dan tidak harus belajar karena sudah terintegrasi. Sampai ke level Web, bukan hanya di aplikasi.” Satu jendela konferensi bisa digunakan maksimal 250 orang.

Menurut Syamsurizal Munaf (Director of Technical Shared Service, PT Medco E&P Indonesia), kelebihan OCS yang kini bernama Lync adalah kemampuan untuk terhubung dengan land line (telepon kabel). “OCS sangat terintegrasi dengan PSTN dan tidak butuh tambahan. Hanya koneksi dari server dan E1 gateway. Menariknya, dari ponsel bisa hubungi nomor telepon kantor,” kata Syamsurizal yang perusahaannya sejak tahun 2008 menggunakan OCS 2007 yang mengoneksikan 2000 user dengan enam server.

“Penghematannya tidak tahu, tapi kalau (kami) panggil orang dari Houston, (terbang) 1st class sekitar US$ 16 ribu, dan kalau panggil tiga kali setahun berarti sekitar US 80 ribu. Lebih mahal dari Lync. Tapi sekarang kita untuk mengawasi pengeboran cukup pakai 2 – 3 orang dari dulunya 5 orang, dengan sistem time share,” tambah Syamsurizal.

Bagi konsumen bisnis, aplikasi Lync ini dapat diunduh versi percobaannya melalui www.microsoft.co/lync. Sedangkan ketersediaan Microsoft Lync 2010 dan Microsoft Lync Server 2010 secara resmi, bisa Anda dapatkan mulai tanggal 1 Desember 2011. Keunggulan yang akan Anda dapatkan dari Microsoft Lync, adalah Anda dapat menikmati aplikasi Office 365 meskipun aplikasi tersebut baru di pasarkan resmi di tahun depan, dan kapabilitas layanan suara terbaik di tahun 2011.

Microsoft Lync, Merubah Era Baru Komunikasi Bisnis

Firefox 4 Beta 7 Dukung 3D

TEMPO Interaktif, Jakarta
– Rabu lalu, Mozilla meluncurkan Firefox 4 Beta 7 dengan perbaikan
cukup signifikan di JavaScript. Kini lebih cepat membuka grafis bahkan
bisa menjalankan grafik 3 Dimensi.

Mozila mengklaim plug-in API kini lebih stabil. Mereka berharap pengembang
software mulai menyesuaikan plug-in mereka sebelum Firefox 4 versi akhir
dipasarkan pada 2011.

Menurut Firefox, penambahan flagship terhadap versi beta memungkinkan ditambahkannya
JagerMonkey JIT compiler, yang secara drastis dapat meningkatkan performa.

Performa beta 4 melonjak lima kali lipat pada V8 versi 6 benchmark dan tiga kali pada beta 4, baik untuk
SunSpider maupun Kraken benchmark.

Mozilla juga mengatakan bahwa versi beta terbaru ini mendukung hardware
acceleration. Agar berjalan sempurna, pengguna harus memiliki DirectX 10
yang mensuport graphics card. Bahkan juga mendukung Windows XP.

Mozilla juga memungkinkan adanya peningkatan grafis dengan menggunakan
OpenType, yang bisa membuka berbagai Web font, dan grafis 3D mellaui
WebGL.

Untuk itu, pengguna Mac atau Windows
harus memiliki kartu grafis yang mensuport OpenGL. Artinya, grafis 3D
baru bisa berjalan dengan mulus di browser terbaru tersebut. Versi beta
ini juga sudah mendukung format HTML5.

Download Firefox 4 Beta

Firefox 4 Beta 7 Dukung 3D

Titan, Inilah Email ala Facebook


TEMPO Interaktif, San Fransisco-Rumor yang beredar kencang akhirnya terbukti.
Facebook meluncurkan layanan surat elektronik (email) pada hari Senin (15/11) di San Fransisco,
Amerika Serikat.Email yang diberi nama Titan dari Facebook ini disebut-sebut sebagai email generasi baru.

“Benar, para pengguna bisa membuka akun di facebook.com, tapi ini bukan email,” kata pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

Layanan email ala Facebook ini memadukan email, pesan pendek (SMS) dan pesan
instan (instant messaging). Email facebook ini juga disebut akan mencoba
mendobrak dominasi dua raksasa email, Google dan Yahoo!.
Zuckerbergmenepis rumor tersebut. Apalagi bila sampai disebut “Pembunuh Gmail”.
“Saya tidak ingin, siapa pun yang bangun besok pagi, kemudian mereka
berkata, saya akan menutup akun Yahoo mail atau Gmail,” kata Zuckerberg.

Layanan email facebook diperkirakan akan langsung meyalip para raksasa pemilik layanan email.
Di antaranya hotmail yang punya 361 juta pengguna, Yahoomail yang
memiliki 273 juta pengguna dan Gmail yang punya 193 juta pengguna.
Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerberg.

Dia membangun Facebook dari kamar  kostnya saat dia masih menjadi mahasiswa Harvard University. Saat ini
tercatat lebih dari 500 juta orang memiliki akun di Facebook.

Titan, Inilah Email ala Facebook

Dari Moblin ke Smeegol


Saya sedikit kecewa ketika akhirnya beberapa waktu lalu
Canonical menghentikan dukungannya pada proyek Moblin saat Moblin
bermetamorfosis menjadi Meego.
Meego adalah gabungan kekuatan Intel dan Nokia untuk mencoba menyajikan
sistem operasi ringan, multifungsi untuk beberapa varian perangkat:
dari perangkat genggam dan mesin-mesin kecil berbasis prosesor Intel
Atom. Ketika masih bernama Moblin, Intel telah menyerahkannya kepada Linux Foundation,
sehingga membuka peluang vendor distribusi lain untuk ikut bergabung
dengan varian distribusi mereka sendiri: Ubuntu, SUSE Linux, Fedora dan
Mandriva. Moblin sendiri awalnya secara ofisial mengambil model
distribusi rpm ala Fedora.

Ubuntu Moblin Remix

Canonical sudah mendukung proyek Moblin sejak Ubuntu 9.04 resminya dengan
panggilan Ubuntu Moblin Remix (UMR). Setelah saya bandingkan dengan
Moblin versi resmi Intel, rasanya memang lebih fleksible UMR, barangkali
karena saya lebih akrab dengan Ubuntu, .deb dan apt saja. Salah satu
alasan utama pilihan saya pada UMR saat itu adalah ketersediaan piranti
lunak dari kekayaan repository Ubuntu/Debian dan kemudahan.

Saya resmi menggunakan UMR pada notebook saya (bukan netbook) pada UMR berbasis Ubuntu 9.10 Karmic Koala, ulasannya disini.
Tapi tampaknya Canonical lebih tertarik untuk melanjutkan versi
netbook-nya sendiri yaitu Ubuntu Netbook Remix (UNR) dan mulai pada
rilis Ubuntu 10.04 menggunakan Unity sebagai Desktop Manager. Pada
dasarnya saya menyukai Mutter (Metacity Clutter) Moblin sebagai
Desktop Manager yang enteng, tak banyak asesori dan bergaya di luar
mainstream desktop Linux lainnya seperti: GNOME, KDE, LXDE, E17,
OpenBox, Fluxbox dst.

Soal UNR dan Unity, Canonical tampaknya juga ingin bergaya lain di luar mainstream desktop, ketika mengumumkan akan menggunakan Unity sebagai desktop utamanya pada Ubuntu 11.04, Shuttleworth – boss Canonical menyebutnya Ubuntu Light.
Pada UNR 10.10 Maverick Meerkat, tak banyak yang disajikan beda dan
sama sekali tak ada hal baru yang menarik sehingga tak cukup berarti
untuk meng-upgrade Ubuntu 10.04 Lucid Lynx di netbook saya dengan UNR
Maverick Meerkat 10.10.

Munculnya Meego

Meego adalah gabungan proyek Moblin dari Intel dan Maemo dari Nokia. Meego
diarahkan untuk menyediakan platform yang sama bagi banyak tipe dan
model perangkat Intel dan Nokia, dimana dari Intel pada dasarnya adalah
arsitektur berbasis prosesor Atom-nya. Meego 1.0 telah dirilis
sejak tahun lalu. Ada yang berubah dari jerohan Meego dibanding Moblin.
Meego sudah dibangun dengan QT Toolkit (basis dari KDE) dibanding
Moblin yang banyak dibangun dengan pustaka GTK. Ini bisa dipahami,
karena Nokia sudah membeli QT dan meng-opensource-kannya.

Tapi Meego 1.0 sama sekali jauh dari harapan saya dibanding Moblin lama
dari Ubuntu. Saya masih terus menggunakan Moblin yang kemudian saya
anggap sebagai Ubuntu dengan desktop manager yang berbeda saja. Saya
suka sentuhan yang beda dari GUI Moblin. Moblin tak bisa dikatakan
desktop minimalis kalau dari ukurannya, begitu juga Meego. Moblin saya
untuk penggunaan optimal sehari-hari dimana saya mengganti browser
utamanya dengan Chromium, dan codec non-free untuk memainkan file-file
multimedia seperti mp3, 3gp, mov, mpg dll, saya perlu menambahkan
pustaka codec, atau bahkan aplikasi tambahan dari yang sudah ada di
Moblin. UMR yang saya gunakan menggunakan kekayaan repository Ubuntu,
jadi menambahkan ini dan itu jelas sangat mudah. Applet NetworkManager
Moblin untuk koneksi WIred, WIFI dan 3G tidak berfungsi di Moblin, jadi
saya hampir tak pernah menggunakannya kecuali dengan cara lama
Debian/Ubuntu. Dan sampai optimal untuk desktop sehari-hari yang saya
perlu ruang harddisk paling tidak 3,5 GB, masih cukup hemat dibandingkan
Windows (XP sekalipun), tapi lumayan besar dibanding desktop Linux
lainnya.

Meego sudah hadir langsung dengan Chromium, tapi soal piranti lunak,
Appication Garage sepertinya tak berbunyi apapun, karena sedikit sekali
dari kebutuhan harian yang bisa temukan di situ. Saya bertanya-tanya,
apa memang demikian? Jadi untuk sekedar mengetik pun, dengan Word
Processor (OpenOffice Write) misalnya, saya mesti susah payah
memasangnya. Baiklah jika Moblin memang bukan full-blown desktop, tapi tentu lebih baik jika full-blown Office Suite
setidaknya juga ada di Application Garage. Meego 1.1 herannya juga
mengabaikan Office Suite, jadi orang cuma dipersilahkan pakai Google
Docs dan browsing saja. Di tempat fakir bandwidth macam Indonesia, hal
ini sama saja dengan sistem operasi tak banyak guna, bukan ringan
tepatguna.

Meego 1.1 sudah dapat dipasang berdampingan dengan Maemo pada N900. Tapi
Meego 1.1 masih harus mengkonfigurasi codec-codec yang diperlukan untuk
memainkan file-file multimedia non-free. Yang mengherankan
adalah ketaktersediaan-nya di Application Garage. Tak banyak berguna
jika diinstalasikan ke desktop netbook, apalagi pada notebook saya.
Sudah rilis 1.1 masih jauh dari siap dan matang untuk dipergunakan di
lingkungan desktop (netbook/notebook). Aneh!

Smeegol dari OpenSUSE

Ketika akhirnya Moblin menjadi Meego, hanya Goblin Team openSUSE yang
masih menyatakan dukungannya. Meego sendiri kemudian juga menjadi lebih
cenderung ke gaya openSUSE daripada Fedora, meski tanpa YaST (Yet
another Setup Tool – SUSE) yang dahsyat itu. Smeegol dibangun dari
openSUSE dengan SUSE Studio dan antarmuka diambil dari Meego. Jadi
Smeegol adalah kerja sukarela dari komunitas openSUSE dan merupakan
interpretasi openSUSE Goblin Team dari pengalaman antarmuka Meego.
Banyak kustomisasi yang membedakannya dengan Meego. Tapi yang paling
saya suka adalah ketersediaan repository kaya komunitas openSUSE untuk
piranti-piranti lunak Smeegol.

Smeegol seolah membangkitkan kembali Ubuntu Moblin Remix yang sudah saya
bunuh dari keseharian saya karena dukungan Ubuntu tak berlanjut lagi di
rilis setelah Ubuntu 9.10. Meng-upgrade Moblin basis Ubuntu 9.10 saya
ke Lucid Lynx banyak piranti lunak yang terputus pustakanya. Smeegol
adalah jawabannya, meski dari openSUSE yang belum pernah saya gunakan
sama sekali. Tapi Goblin Team openSUSE sudah melakukan kerja yang layak
sekali dipuji. Smeegol menutup banyak kekuarangan Meego. Pada dasarnya
perbedaan distribusi openSUSE dan Ubuntu tak besar-besar sekali jika
soal cara pengelolaan paket. Siapa pengguna Linux lama tak kenal YaST?
YaST adalah control center paling terpadu dan tangguh dari semua distribusi yang pernah saya kenal. Apalagi sekarang dengan adanya command line
Zypper yang (barangkali terinspirasi) dari Apt Debian, segala
sesuatunya jadi tak banyak beda dengan lingkungan Debian/Ubuntu. Jika
mau atur-atur konfigurasi dengan GUI (Graphical User Interface), pakai
YaST tak ada yang lewat dari kontrol.

Smeegol sudah hadir dengan Chromium, applet NetworkManager yang bekerja
baik sekali dengan koneksi kabel, WIFI maupun 3G. Jika tak menggunakan
DHCP, mudah sekali mengkustomisasikannya. Saya bisa tambahkan
codec-codec yang saya perlukan untuk file-file multimedia, atur Smeegol
seolah openSUSE dengan wajah lain saja. Jadi ketimbang kita
tunggu-tunggu Meego menjadi matang, menurut saya Smeegol lebih layak
diberi kesempatan coba. Ini bukan hanya bagi pengguna lama openSUSE tapi
juga pengguna baru seperti saya. Dan Smeegol juga hadir untuk
arsitektur 32 bit dan 64 bit. Jadi Notebook sama juga berhak jadi serba
klik cepat dan instant macam yang versi Netbook. Lupakan Meego, simak
saja Smeegol yang juga mendukung laptop Core2 dan CoreI kita daripada
hanya Atom.

Karena notebook yang saya gunakan menggunakan RAM 4GB, maka saya upgrade kernel Smeegol dari openSUSE standard ke kernel pae,
agar dapat mengenali penuh RAM 4GB tersebut. Tak ada kesulitan yang
berarti, repository openSUSE dimana-mana di Indonesia, jadi cukup mudah
dan cepat pada kondisi buruk dan mahal bandwidth internet Indonesia,
kita main di mirror lokal saja :-)

$sudo zypper refresh && sudo zypper se kernel | grep pae

$zypper in kernel-pae htop

Setelah install kernel, reboot. Jika sudah masuk, cek dengan htop
maka RAM 4GB setidaknya akan dikenali sepenuhnya, tidak hanya 3GB jika
menggunakan kernel default. Ketika saya cobakan di netbook berdampingan
dengan Windows7 atau Windows XP, rasanya tak kalah mudah dan mentereng
antarmukanya. Kustomisasi Smeegol adalah kustomisasi standar openSUSE,
untuk desktop harian, banyak system service yang perlu kita non-aktifkan. Tapi ini bukan prioritas jika netbook/notebook ber-RAM memadai. Loading time dari saat memilih GRUB boot manager, kurang dari setengah menit (mungkin bisa di-tweak lebih cepat lagi sedikit) dan shutdown kurang dari 5 detik. Ini yang bikin patut dijajal, bukan?

Catatan

Ada soal brand penggunaan nama Smeegol (entah asal katanya dari SUSE Meego atau bukan), yang plesetan bunyi mirip dari Smeagol, nama Gollum
pemilik cincin dari kisah trilogi The Lord of The Ring JR. Tolkien.
Smeegol sebenarnya adalah pilihan nama yang cerdas. Nama bagus yang
dekat asosiasi bunyinya dengan Meego. Tapi rupanya pemilik brand The Linux Foundation
merasakan kedekatan itu sebagai pencederaan brand (cedera apanya ya?),
jadi mereka berunding dengan Goblin Team untuk menemukan nama baru
selain Smeegol. Gantilah apapun namanya, bagi user seperti saya, tak
banyak berarti, karena itu juga tak akan membuat Meego jadi jauh lebih
menarik. Smeegol sudah lebih merebut hati: antarmuka sama, isi lebih
tepatguna dan mudah pengelolaannya. Komunitas openSUSE lebih tua dan tak
kalah dari Ubuntu, mirror tersedia di mana-mana (daripada Meego
Application Garage), alhasil codec, plugin, pustaka, piranti lunak pun
adalah kekayaan repository openSUSE jua. Jadi apalagi? Smeegol memang
layak sekali dicicipi.

Sumber

Dari Moblin ke Smeegol

Android Pad dan Twilight 7, Dua Tablet Harga Terjangkau

Selain Samsung Galaxy dan iPad, ada dua tablet lain yang coba mencuri perhatian di pameran Indocomtech 2010: Android Pad dan Twilight 7.

Meski Steve Jobs kurang sreg dengan tablet ukuran 7 inci, bukan berarti mengecilkan semangat para vendor
untuk melansir produk seukuran itu.

Android Pad II (3G+WiFi+Camera)*
– Layar bisa otomatis berputar tergantung posisi (vertikal / Horizontal)
– Layar Sentuh 7″ TFT LCD, Res.: 800×480 pixel
– Processor Rockchip ARM926 600Mhz Dual Core (lebih bagus dari VIA Chip)
– RAM 128MB + 2GB Flash
– Micro SD slot (up to 16GB)
– Ada Camera (front)
– O/S Android 1.5
– WiFi 802.11/b/g
– Lithium Polymer battery 3.7V 2000mAh (4 jam)
– Microphone, Earphone Port
– Berat bersih 200gr
– Ukuran unit (PxLxT) 207x119x10mm

 

Android Pad, misalnya, datang dengan sistem operasi Android yang sedang naik daun. Tablet yang
InfoKomputer jumpai di salah satu sudut arena Indocomtech ini mengandalkan prosesor Rockchip 2808 berkecepatan 600MHz dan memasang RAM 128MB.

Perangkat dengan daya tahan batere selama 3,5 jam ini, menurut distributornya di Indonesia, bakal
dilempar ke pasar dengan harga sekitar Rp 1,8 juta.

Saat ini Android Pad dengan fasilitas koneksi via WiFi saja yang singgah diIndonesia. Namun nantinya yang versi 3G pun segera dihadirkan.

 

 

Satu tablet mungil lainnya datang dari iVio. Produk bernama Twilight 7 ini
mengedepankan konektivitas. Menurut pihak iVio, perangkat yang juga
berbasis Android ini bisa terkoneksi ke web dengan dua cara: WiFi,
koneksi 3G dengan CDMA, dan GSM. “Slot yang terpasang di sini bisa untuk
dua kartu sekaligus,” papar pihak iVio yang kami jumpai di Indocomtech,
kemarin (3/11). Dengan kemampuan terhubung ke jalur seluler ini,
Twilight 7 pun bisa digunakan untuk menelpon.

Menurut iVio, perangkat ini dibanderol pada harga Rp 3,99 juta.

 

  • Prosesor Qualcomm Snap Dragon 624Mhz
  • Hybrid GSM/CDMA mendukung EVDO/CDMA 1×800Mhz, GSM/GPRS/EDGE, Quad-band, UMTS
  • Layar WVGA LCD 7 inci resolusi 800×480px
  • Mendukung voice & SMS
  • 512 Flash ROM & 512 Mb DRAM
  • Wifi
  • Bluetooth EDR 2.1
  • AGPS
  • G-Sensor
  • Built-in Camera (3.0 dan 0.3Mp)
  • MicroSD slot sampai 16GB
  • Li-On Battery 320mah

 

Android Pad dan Twilight 7, Dua Tablet Harga Terjangkau

Project Titan : Facebook siapkan Layanan Email GRATIS

Ada sedikit bocoran terbaru mengenai Facebook?? Yakni, Project Titan. Apa itu Project Titan?? Facebook dikabarkan sedang bersiap mengubah sistem pesannya menjadi layanan Webmail. Sistem baru ini dinamakan Project Titan.

Kabar Facebook akan merilis layanan e-mail sudah menyangkut soal denominasi e-mail seperti apa yang akan dipakai. Mashable menemukan domain fb.com ternyata sudah dikuasai jaringan pertemanan terbesar di dunia ini.

Pada September lalu, the American Farm Bureau telah menjual domain fb.com pada seorang pembeli. Di whois, terungkap MarkMonitor, sebuah perusahaan manajemen domain dan perlindungan merek, adalah pendaftar fb.com. Namun Domain Name Wire mengungkapkan pemilik domain itu tak lain adalah Facebook.

Anda tak perlu susah-susah membuktikan kepemilikan Facebook atas fb.com. Jika Anda mengetik fb.com, otomatis akan dialihkan ke Facebook.com.

Berita pergantian pemilik domain fb.com ini terjadi tak jauh dari acara khusus Facebook pada Senin besok, 15 November 2010, di mana situs terpopuler nomor dua dunia setelah Google itu dikabarkan akan merilis layanan e-mail. Muncul dugaan, fb.com akan dipakai sebagai alamat e-mail Facebook.

Namun, Mashable menulis, ada kemungkinan lain. Fb.com kemungkinan dipakai sebagai alamat e-mail karyawan Facebook, seperti staf Yahoo memakai alamat @yahoo-inc.com untuk menghindari kerancuan dengan pemakai @yahoo.com.

Berdasarkan informasi yang di kutip dari DetikNET, “Layanan Webmail ini nantinya akan memiliki akses POP3/IMAP. Artinya pengguna bisa mengakses email dari Facebook dari berbagai software dan perangkat genggam”.

Untuk layanan email, User account biasanya berformat @facebook.com
contoh : namamu@facebook.com

Kabarnya hari ini Facebook akan meluncurkan layanan email ini. Kita tunggu saja.

Pertanyaannya, alamat mana yang Anda lebih sukai? Anda@facebook.com atau Anda@fb.com? (kd)

Sains & Teknologi
Anda@facebook.com atau Anda@fb.com?
September lalu, the American Farm Bureau telah menjual domain fb.com pada seorang pembeli.
Minggu, 14 November 2010, 06:30 WIB

Arfi Bambani Amri

VIVAnews – Kabar Facebook akan merilis layanan e-mail sudah menyangkut soal denominasi e-mail seperti apa yang akan dipakai. Mashable menemukan domain fb.com ternyata sudah dikuasai jaringan pertemanan terbesar di dunia ini.

Pada September lalu, the American Farm Bureau telah menjual domain fb.com pada seorang pembeli. Di whois, terungkap MarkMonitor, sebuah perusahaan manajemen domain dan perlindungan merek, adalah pendaftar fb.com. Namun Domain Name Wire mengungkapkan pemilik domain itu tak lain adalah Facebook.

Anda tak perlu susah-susah membuktikan kepemilikan Facebook atas fb.com. Jika Anda mengetik fb.com, otomatis akan dialihkan ke Facebook.com.

Berita pergantian pemilik domain fb.com ini terjadi tak jauh dari acara khusus Facebook pada Senin besok, 15 November 2010, di mana situs terpopuler nomor dua dunia setelah Google itu dikabarkan akan merilis layanan e-mail. Muncul dugaan, fb.com akan dipakai sebagai alamat e-mail Facebook. Berita selengkapnya soal rencana itu klik di sini.

Namun, Mashable menulis, ada kemungkinan lain. Fb.com kemungkinan dipakai sebagai alamat e-mail karyawan Facebook, seperti staf Yahoo memakai alamat @yahoo-inc.com untuk menghindari kerancuan dengan pemakai @yahoo.com.

Pertanyaannya, alamat mana yang Anda lebih sukai? Anda@facebook.com atau Anda@fb.com? (kd)

Project Titan : Facebook siapkan Layanan Email GRATIS

Avira Resmi Masuk Indonesia

Pernah dengar atau memakai antivirus Avira? Ya, Avira yang berlogokan
payung tersebut memang cukup populer dengan antivirus versi gratisnya di
Indonesia.

Jika selama ini Anda hanya bisa mendapatkannya dari  Internet maka di kuartal keempat 2010 ini Avira sudah bisa didapatkan  pula di beberapa toko komputer karena mulai November tahun ini Avira resmi masuk ke pasar tanah air.
Setelah Norton, Kaspersky, PCTools, dan sejenisnya, kini giliran Avira merangsek pasar antivirus Indonesia dengan menawarkan AntiVir Premium dan Premium Security Suite. Untuk seri Personal sendiri bersifat gratis dan kategori ini memang memiliki pengguna yang sangat banyak di Indonesia, sekitar 3,7 juta user.
Berbekal jumlah penggemar yang banyak inilah Avira hadir di Indonesia dengan menunjuk PT Eternal Asia sebagai distributor resmi.Avira sendiri merupakan antivirus yang cukup ampuh mengenali banyak ancaman di Internet sekaligus melakukan perlindungan di sistem komputer. Tercatat tidak kurang hingga 25 ribu virus terbaru (update) setiap minggunya sehingga Avira termasuk sebagai antivirus yang memiliki bank data virus besar di dunia. Review antivirus ini pernah kami tampilkan di majalah InfoKomputer edisi September 2010 lalu.
Dalam peremian kehadiran Avira di Indonesia ini pihak Eternal Asia menawarkan paket 2-in-1 yang meliputi antivirus Avira Premium Security Suite versi 10 dan software TuneUp Utilities yang berguna untuk memperbaiki dan mempercepat kinerja komputer agar bekerja lebih maksimal.
 

Paket duo Avira Premium + TuneUp Utilities 2010 ini akan ditawarkan dengan lisensi untuk 3 pengguna dengan harga Rp 120.000, sangat ekonomis untuk kelas antivirus di tanah air.
Informasi lebih lengkap bisa berkunjung ke situs Avira (www.avira.com) atau Eternal Asia (www.eternal-asia.co.id). 

Tertarik mencoba versi gratisnya ?

Sumber

Avira Resmi Masuk Indonesia