Efek 3D Bisa Merusak Penglihatan ?



 

LONDON – Efek buruk mengenai keberadaan teknologi 3 dimensi
(3D) terus dikemukan oleh para ilmuwan. Pasalnya dibalik kecanggihannya, gambar
3D dikabarkan mampu menimbulkan penyakit yang membahayakan.

Para peneliti dari Eidhoven University, Belanda menyimpulkan bahwa televisi
3D bisa mengacaukan fungsi kerja otak sehingga menimbulkan ketegangan pada
mata, sakit kepala, dan mual.

Penelitian ini sendiri didasarkan pada survei yang dilakukan oleh 39 orang
relawan. Mereka diminta membaca teks di layar TV berformat 3D dengan jarak 10
meter. Tujuh orang di antaranya merasakan mual saat membaca. Demikian juga dari
segi penglihatan, terjadi penglihatan ganda dan ketegangan mata.

Dilansir melalui DailyMail, Selasa (21/12/2010), dalam riset yang dilakukan,
para relawan ini diminta menonton televisi dengan dua cara. Caranya relawan
harus menonton televisi 3D yang disebut aktif, dan televisi non-3D yang disebut
pasif.

Penonton aktif harus memakai kacamata khusus yang di dalamnya terdapat
baterai kecil. Hasilnya terjadi sinkronisasi tampilan gambar TV yang
dikoneksikan melalui nirkabel. Otak penonton pun ditipu. Hasilnya gambar 3D pun
sesuai dengan alam pikiran penonton.

Sementara penonton televisi pasif bergantung pada polarisasi khusus filter
di TV untuk membagi gambar ke komponen mata kiri dan mata kanan.

Untuk itulah ilmuwan menyarankan agar anak-anak di bawah usia 8 tahun tidak
terlalu sering menggunakan kacamata 3D saat menonton televisi. Pasalnya otot
mata anak-anak masih dalam tahap perkembangan.

(tyo)

–>

Efek 3D Bisa Merusak Penglihatan ?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s