To Whom It Concerns, I quit.


Tidak ada konsensus tentang berapa hari Anda harus memberitahuan boss Anda kapan Anda berhenti kerja. Standar umum adalah bahwa dua minggu, hal ini cukup profesional, dan tentunya cukup waktu untuk sebagian besar manajer untuk mencari pengganti  dan reshufle tanggung jawab kepada tim kerja yang ditinggalkan.

Namun, pada kebanyakan perusahaan, jumlah pemberitahuan Anda diharapkan untuk memberikan umumnya tergantung pada dua faktor utama: apa yang Anda lakukan, dan seberapa senior Anda dalam peran Anda. Oh, dan juga masalah seberapa banyak Anda ingin meninggalkan dengan kontak Anda utuh dan tidak membakar “jembatan” Anda.

Seberapa Pentingkah Anda ?

Jika peran Anda sangat penting, sepertinya hanya Anda-satunya orang yang bisa melakukan apa yang Anda lakukan atau Anda memiliki keterampilan yang sangat khusus.

Atau

Anda hanya seorang teknisi line  yang slalu di kelilingi oleh teknisi lain ? Yang pastinya orang lain dengan  mudah untuk menggantikan pekerjaan Anda, maka Anda tidak perlu khawatir tentan bagiamana Anda harus resign.

Atau,

Jika Anda teknisi tetapi memiliki pengalaman yang tiada tandingan dan sangat critical di perusahaan Anda.

Maka dua minggu mungkin bisa jadi sebuah tamparan di wajah rekan-rekan Anda, yang sekarang hanya memiliki dua minggu untuk mempelajari segala sesuatu yang Anda tahu dan siap untuk mengambil pekerjaan Anda.

Jika Anda mendapatkan pekerjaan baru di tempat lain, dan Anda ingin membuat kesan yang baik dengan mereka juga. Maka biarkan boss Anda tahu ini,  hal ini akan membuat mereka mengenang Anda sebagai seorang profesional sejati.

Organization Chart, Dimanakah Posisi Anda ?

Ingatlah bahwa saat bos Anda sedang mencari seseorang untuk menggantikan Anda dan keterampilan Anda, mereka juga akan perlu waktu untuk bekerja dengan tim Anda untuk transisi. Tergantung pada situasi Anda saat ini, mungkin lebih baik bagi Anda untuk membantu boss memberikan sebuah proses transisi yang baik. Oleh karena itu pastikan posisi Anda jelas di struktur organisasi atau Anda hanyalah sebagai complement  (pelengkap obyek) yang tidak telalu di butuhkan kecuali hanya duduk di bangku cadangan dan dipakai jika hanya jika pemain utama berhalangan.

Jangan Bakar Jembatan !

Terlepas dari apa yang alasan Anda untuk berhenti kerja di tempat yang sekarang, pastikan untuk bersikap sopan. Pastikan Anda keluar dengan membawa kontak yang utuh, karena bagimanapun Anda tidak akan pernah mengetahui kapan dan bagaimana suatu hari nanti jika harus berurusan kembali  (misal berbisnis) dengan bekas tempat Anda bekerja sekarang. Jaga utuh jembatan, jangan di bakar apalagi dirobohkan.

Pada akhirnya bermuara pada apa yang Anda pikir  tentunya Anda ingin meninggalkan perusahaan dan pindah ke yang lebih besar dan lebih baik, dan harus  meninggalkankan orang yang Anda sukai  dan  tidak ingin membuat sengsara rekan kerja yang ditinggalkan.

Bicarakan hal ini dengan atasan Anda jika Anda, dan buat hubungan yang baik dengan dia, lakukuan dengan benar dan mencoba untuk tidak resign mendadak kecuali Anda memiliki alasan nyata untuk itu.

Selamat atas pekerjaan baru Anda !

To Whom It Concerns, I quit.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s