IT Infrastruktur Sekejap Saja

Infrastruktur IT merupakan aset strategis dan dasar yang penting bagi perangkat lunak untuk dapat memberikan layanan dan aplikasi user yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam rangka membentuk People-Ready Business.

Perkembangan teknologi baru yang serba cepat berdampak pada data center dan infrastruktur desktop yang menjadi sangat kompleks, tidak fleksibel, dan sulit untuk disesuaikan dengan kebutuhan biaya yang semakin tinggi dan secara relatif pasti namun tanpa mempertimbangkan perubahan kebutuhan bisnis.

Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode untuk menjawab tantangan ini, sehingga infrastruktur IT menjadi aset strategis yang mampu menjadi sarana informasi dan hubungan antara mitra kerja dengan customer yang diperlukan untuk mencapai sukses.

Seiring pertumbuhan bisnisnya, perusahaan dihadapkan pada kebutuhan infrastruktur teknologi informasi yang makin besar. Hal tersebut tentu akan berimbas kepada naiknya kebutuhan energi, tambahan sumber daya manusia, dan secara keseluruhan akan menaikkan Total Cost Ownership (TCO) yang harus dikeluarkan.

Teknologi virtualisasi menawarkan ekspansi infrastruktur teknologi informasi ke level yang lebih tinggi tanpa harus dihadapkan kepada ongkos investasi yang berlipat.

Hal tersebut memungkinkan karena virtualisasi menyederhanakan cara memanfaatkan sumber daya komputer sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Sebelum ada virtualisasi, setiap aplikasi bisnis harus berjalan dengan server masing-masing sehingga dikenal ada server CRM (customer relationship management), ERP (enterprises resource planning), dan sejenisnya.

Setiap penambahan aplikasi akan diikuti dengan penambahan mesin baru dan kebutuhan ruangan baru. Dengan virtualisasi, penambahan ruang bisa dikatakan tak diperlukan karena sebuah server dapat digunakan bersama-sama untuk banyak aplikasi.

Penambahan mesin pun, jika diperlukan karena keterbatasan kapasitas, menggunakan sistem modular sehingga lebih cepat dan efisien. Biaya untuk membayar lisensi perangkat lunak juga akan lebih kecil dengan jumlah server yang lebih sedikit.

Salah satu model optimalisasi infrastruktur IT membedakan dalam empat
tingkatan infrastructure maturity dengan karakteristiknya masing-masing:

1. Basic: “IT Fights fires”
Uncoordinated desktop, infrastruktur manual, biaya pengaturan dan
pemeliharaan yang tinggi.

2. Standardized: “IT is gaining control”
Pengaturan infrastruktur IT dengan beberapa sistem otomasi.

3. Rationalized: “IT enables business success”
Pengaturan dan konsolidasi infrastruktur IT.

4. Dynamic: “IT is a strategic asset”
Pengaturan yang fully automated, penggunaan sumber daya yang dinamis.

Pada saat ini sebahagian besar organisasi berada pada tahap Basic, dimana
IT masih dipandang sebagai cost center. Tugas utamanya Basic IT adalah “memadamkan api”, sangat minim pada pengembangan teknologi dan bisnis  karena IT hanya sibuk mengurusi hal-hal “no added value” atau menangani  masalah yang selalu muncul hampir setiap hari (re-occurence issue) tanpa ada solusi konkrit.

Bagi organisasi-organisasi yang mengadopsi teknologi-teknologi standar dan mengimplementasikannya, IT dapat menjadi cost center yang efisien.

Namun bagi sebahagian besar organisasi yang benar-benar ingin mengubah pandangan IT sebagai cost center tanpa memperdulikan efisiensinya, maka perlu dilakukan rasionalisasi IT sehingga mampu menjadi bagian yang mendukung kelancaran bisnis.

Pada akhirnya diharapkan perkembangan IT ke arah yang dinamis sehingga mampu menjadi aset strategis yang dapat memberikan keuntungan kompetitif.

What’s yours ?

Advertisements
IT Infrastruktur Sekejap Saja

Si Mini Galaxy III

 

LONDON – Samsung Galaxy S III Mini akan memulai debut pada sejumlah toko di Inggris pada awal bulan depan. Carphone Warehouse dan Phones4U siap melakukan pemesanan perangkat yang diperkenalkan pada 11 Oktober lalu.

Versi terbaru dari Samsung Galaxy Mini hadir dengan mengusung layar 4 inci, lebih kecil ketimbang ukuran “sang bapak” dengan layar 4,8 inci. Dibekali kemampuan prosesor dual-core 1Ghz dengan RAM 1GB, Galaxy S III Mini menjalakan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean dan diperkuat dengan kemampuan kamera belakang 5MP.

Galaxy III  Mini vs Galaxy III Ori

Dikutip dari Digitalspy, Senin (15/10/2012), retail Phones4U saat ini telah membukan pemesanan untuk Galaxy S III mini, dan 350 orang telah memesan smartphone tersebut.

Tersedia dengan dua pilihan warna yaitu biru dan putih, Phones4U membanderol Samsung Galaxy S III Mini sekira Rp300 ribuan adengan kontrak. Sementara itu, Carphone Warehouse baru akan membuka pemesanan pada hari ini, di mana pelanggan dapat melakukan pendaftaran nelalui situs mereka. Dan retail itu belum mengumumkan harga Samsung Galaxy S III Mini.

Samsung saat ini belum mengonfirmasi harga perangkat besutannya. Namun, retail online Clove telah mencantumkan banderol untuk “si mini” sekira Rp4,5 jutaan.

Specs

  • General: GSM 850/900/1800/1900 MHz, UMTS 900/2100 MHz, HSDPA 14.4 Mbps
  • Form factor: Touchscreen bar
  • Dimensions: 121.55 x 63 x 9.85 mm, 111.5 g
  • Display: 4″ 16M-color WVGA (480 x 800 pixels) Super AMOLED capacitive touchscreen
  • Chipset: 1GHz dual-core processor, Mali-400MP GPU, 1GB RAM
  • OS: Android 4.1 (Jelly Bean); TouchWiz UX
  • Memory: 16 GB of inbuilt storage, microSD card slot (up to 32 GB)
  • Camera: 5 megapixel auto-focus, face and smile detection; 720p (1280 x 720) video recording at 30fps
  • Connectivity: Wi-Fi b/g/n, Wi-Fi hotspot, Wi-Fi Direct, DLNA, stereo Bluetooth 4.0, standard microUSB port, GPS receiver with A-GPS and GLONASS, 3.5mm audio jack, stereo FM radio with RDS, NFC
  • Misc: built-in accelerometer, multi-touch input, proximity sensor, Swype text input
Si Mini Galaxy III

N110-S40 – Nokia Dual SIM GSM Terbaru 400rb

Nokia masih gigih memproduksi perangkat dengan sistem operasi Series 40 (S40)*. Buktinya, Nokia baru saja merilis dua ponsel dual SIM dengan harga murah.

Tampaknya Nokia tidak ingin menyerahkan begitu saja tahta sebagai raja ponsel dunia kepada Samsung, yang berhasil mengalahkan vendor asal Finlandia ini dalam menjual ponsel.

Nokia merilis Nokia 110 dan Nokia 112. Kedua ponsel tersebut ditujukan untuk anak muda dan menyasar kalangan perkotaan.

Memang kedua perangkat tersebut bukan smartphone. Kedua perangkat ini memiliki layar 1,8 inci, kamera 0,3MP VGA, memori eksternal hingga 32GB, Bluetooth dan mendukung kemampuan dua kartu SIM sekaligus (dual SIM card).

Perangkat ini berjalan pada sistem operasi S40 dan hadir dengan Nokia Browser yang dapat melakukan kompresi website untuk penghematan konsumsi data.

Kedua ponsel ini juga telah mendukung fitur jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan situs jejaring lainnya. Bahkan Nokia 112 juga telah dilengkapi dengan software Instant Messaging eBuddy, yang perlu diunduh sebelumnya.

Daya tahan baterai Nokia 110 sekitar 10,5 jam (bicara) dan Nokia 112 menawarkan waktu bicara hingga 14 jam. Dalam beberapa bulan mendatang, kedua ponsel ini akan menghadirkan 40 game dari EA seperti Tetris, Bejeweled dan Need for Speed secara gratis (senilai 75 Euro).

Harga perangkat ini sekitar 35 Euro atau 45 dollar AS (Nokia 110) dan sekitar 38 Euro (hampir 50 dollar AS) untuk Nokia 112. Kedua perangkat ini hadir dalam empat warna berbeda yaitu hitam, biru, pink dan kuning.

Harga 400rb (tanpa memory card)

General 2G Network GSM 900 / 1800 – SIM 1 & SIM 2
Announced 2012, May
Status Available. Released 2012, June
Body Dimensions 110 x 46 x 14.5 mm, 63 cc
Weight 80 g
Display Type TFT, 56K colors
Size 128 x 160 pixels, 1.8 inches (~114 ppi pixel density)
Sound Alert types Vibration; Polyphonic
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
Memory Card slot microSD, up to 32 GB
Phonebook 1000 entries
Call records Yes
Internal 10 MB
Data GPRS Yes
EDGE Yes
WLAN No
Bluetooth Yes, v2.1 with EDR
USB
Camera Primary VGA, 640×480 pixels
Video Yes, 176×144@15fps
Secondary No
Features Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, IM
Browser WAP 1.1
Radio Stereo FM radio with RDS, FM recording
Games Yes
GPS No
Java Yes
Colors Black, Magenta, Lime Green, Cyan
– Dual SIM
– MP3/WMA/AAC player
– MP4/H.264 player
– Organizer
– Voice memo
Battery Standard battery, Li-Ion 1020mAh (BL-5C)
Stand-by Up to 636 h
Talk time Up to 10 h 30 min
Music play Up to 27 h
N110-S40 – Nokia Dual SIM GSM Terbaru 400rb