Memulai Sebuah Rintisan Digital


Startup adalah perusahaan yang baru dibentuk.

Ketika menemukan ide untuk mendirikan startup, seorang entrepreneur harus merumuskan definisi bisnis yang akan dikembangkan. Setelah itu, menyusun strategi seperti konsep, auto pilot, power play, hingga strategi keuangan.

Banyak orang yang sudah saya temui percaya bahwa satu-satunya cara untuk masuk ke dalam dunia startup teknologi adalah dengan mendirikan startup sendiri. Mereka mengikuti program inkubasi, kompetisi startup, hackaton, atau bertemu di kafe untuk mulai membuat sebuah produk.
Namun, kebanyakan orang yang tertarik dengan startup kemungkinan belum memiliki sebuah ide besar. Jadi apakah anda harus bekerja keras untuk perusahaan konglomerasi besar dulu dengan harapan bahwa suatu saat anda menemukan ide brilian untuk memulai bisnis ?Anda harus lebih proaktif dari itu – anda sebaiknya bergabung dengan startup yang sudah ada!

Jika anda bergabung pada masa-masa awal sebuah startup (kurang dari 20 karyawan), anda akan memiliki peran aktif dalam pertumbuhan startup itu. Anda akan melihat sendiri bagaimana tantangan-tantangan yang dihadapi startup mulai dari pendanaan, penjualan, pengembangan bisnis, sampai dengan operasional perusahaan.

Anda akan mengelilingi diri anda dengan orang-orang yang pintar dan memiliki motivasi besar, dan anda dapat belajar banyak dari kesuksesan dan kegagalan mereka. Anda dapat bertemu dengan orang-orang penting di komunitas startup dan menjalin hubungan dengan mentor dan investor.

Bahkan, bergabung dengan startup yang bagus adalah pelajaran entrepreneurship terbaik yang bisa anda dapatkan – jauh lebih baik dari mengikuti program inkubasi atau kompetisi startup. Plus, anda dibayar.

Mungkin tidak sebanyak pekerjaan lama anda, tapi cukup untuk membayar tagihan anda sembari belajar mengenai startup. Ini jauh lebih rendah resikonya daripada memulai startup anda sendiri. Anda akan memiliki waktu untuk menilai tingkat resiko yang bisa anda hadapi dan menentukan apakah memulai bisnis adalah hal benar-benar yang anda inginkan.

Bagi perusahaan rintisan digital (startup), saat ini merupakan waktu terbaik sekaligus terburuk. Terbaik karena mendirikan perusahaan saat ini sangatlah mudah. Tetapi karena ada banyak sekali perusahaan baru, tantangan startup untuk bertahan juga tak pernah sesusah sekarang. Alasannya, sumber daya yang mendukung semua startup tidak cukup banyak.

Agar bisa bertahan, startup butuh tiga hal:

  • Uang
  • Orang berbakat
  • Konsumen

Tetapi dengan kompetisi yang sangat sengit, pendiri startup menemui kesulitan amat besar untuk mendapatkan ketiga hal itu. Naval Ravikant adalah pendiri AngelList, yang menghubungkan startup baru dengan pendanaan dan sumber daya manusia. Baru-baru ini dia menanyakan para pengusaha yang menggunakan layanannya hal apa yang mereka butuhkan dan seberapa sulit mendapatkannya. Hasil survei informalnya menunjukkan banyak startup yang kekurangan sumber pendukung.

“Di masa lalu, pendanaan adalah kebutuhan terbesar tapi sekarang rekrutmen,” kata Ravikant. Setelah rekrutmen, masalah terbesar berikutnya adalah pendanaan, lalu penasihat. “Hal itu diikuti oleh social-media marketing dan pers, yang benar-benar cara lain untuk mengatakan, ‘kami butuh konsumen yang banyak.’ Setelah itu muncul cofounder, yang benar-benar menarik.”

Menarik karena, meskipun cofounder adalah separuh dari daftar kebutuhan, faktanya  masih ada indikator lain yang menunjukkan betapa susahnya startup merekrut orang berbakat.

Berikut kebutuhan teratas startup saat ini:

  • Orang berbakat (Talent)
  • Pendataan
  • Penasihat
  • Social-media marketing
  • Pers
  • Cofounders
  • Anggota dewan direksi
  • Tenaga penjualan
  • Bantuan PR
  • Kantor, pengacara, akuntan
  • Produk/pasar yang pas adalah kunci.

Saya ingin mengutip kata-kata Steve Jobs, bahwa pastikan Anda merekrut orang-orang yang betul-betul mencintai produk atau layanan dari perusahaan Anda.

Sumber: Dari berbagai sumber.

Memulai Sebuah Rintisan Digital

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s