Menuju Virtualisasi 2.0


cloud_computing

Setahun yang lalu, menurut Aberdeen, milestone terbesar dalam IT baru saja terlewati – Tahap I dalam revolusi virtual telah berakhir. Dalam tiga tahun terakhir, Aberdeen telah mengikuti tren di bidang virtualisasi, dan telah menemukan bahwa pada saat ini, 55% dari aplikasi sekarang sudah disebarkan di server virtual (hypervisors). Dari aplikasi yang disebarkan di server virtual, 65% dari mereka merupakan aplikasi yang Aberdeen sebut dengan  “aplikasi kecil” atau aplikasi yang tidak berpengaruh penting kepada bisnis (tes, pengembangan, dan e-commerce).

Aplikasi-aplikasi ini ini telah disebarkan terutama untuk mendapatkan manfaat dari konsolidasi server. Menurut Aberdeen, banyak perusahaan yang telah di-virtualisasi memiliki tingkat konsolidasi server sebanyak 10-12 aplikasi per server, pengurangan di jumlah peternakan server sebanyak 33%, dan daya/pendinginan/ruang dihemat sebesar 80% dari tahun sebelumnya.

Aplikasi yang penting bagi bisnis (email, database, dan aplikasi bisnis), atau apa yang Aberdeen sebut dengan “Aplikasi tingkat satu”, disebarkan dalam tingkat yang lebih rendah; hanya 30-35% dan tingkat ini tidak berubah banyak selama tiga tahun terakhir.

Tetapi itu semua akan segera berubah. Sekarang kita bergerak ke Tahap II, atau yang Aberdeen deskripsikan sebagai “memvirtualkan aplikasi yang paling penting”. Tahap ini tidak lagi berfokus kepada manfaat dari konsolidasi server, tetapi pada “keuntungan operasional” yang didapati dari virtualisasi. Dengan VMware’s vSphere 5 yang telah diluncurkan kepada publik pada Agustus 2011, mesin virtual sampai dengan 32 core atau sampai dengan terabyte memori sekarang dapat didukung. Hampir semua aplikasi dapat mendapatkan keuntungan dari virtualiasasi.

Dan tahap II akan lebih di kenal sebagai era-nya cloud computing

CC

Ada dua istilah yang sedang populer saat ini dalam hal teknologi komputasi, yaitu Virtualisasi dan Cloud Computing, namun saat ini sepertinya banyak yang menganggap bahwa virtualisasi dan cloud computing adalah hal sama, padahal sebenarnya cloud computing lebih dari sekedar virtualisasi.

Virtualisasi adalah sebuah teknologi, yang memungkinkan Anda untuk membuat versi virtual dari sesuatu yang bersifat fisik, misalnya sistem operasi, storage data atau sumber daya jaringan. Proses tersebut dilakukan oleh sebuah software atau firmware bernama Hypervisor. Hypervisor inilah yang menjadi nyawanya virtualisasi, karena dialah layer yang “berpura-pura” menjadi sebuah infrastruktur untuk menjalankan beberapa virtual machine. Dalam prakteknya, dengan membeli dan memiliki satu buah mesin, Anda seolah-olah memiliki banyak server, sehingga Anda bisa mengurangi pengeluaran IT untuk pembelian server baru, komponen, storage, dan software pendukung lainnya.
Sedangkan cloud computing adalah sebuah teknologi yang menggabungkan virtualisasi dan grid computing. Jadi selain ada proses virtualisasi,juga terdapat grid computing, dimana seluruh beban proses komputasi yang ada akan didistribusikan ke berbagai server yang saling terhubung di dalam cloud, sehingga prosesnya akan jauh lebih ringan. Dengan menggabungkan proses virtualisasi dan grid computing, Anda akan mendapatkan efisiensi dan hasil performa yang sangat optimal dalam proses komputasi. Dengan cloud computing, seolah-olah Anda memiliki infrastruktur super besar yang mampu melakukan proses komputasi dan penyimpanan data tanpa batas, padahal secara fisik, Anda tidak memiliki atau membeli apa-apa, semuanya berada di dalam “cloud” yang dapat Anda gunakan secara on-demand dan dapat diakses melalui jaringan private maupun publik.

Kesimpulannya, cloud computing lebih dari sekedar virtualisasi. Cloud computing merupakan gabungan antara teknologi virtualisasi dan grid computing. Tentunya implementasi cloud computing mampu memberikan hasil yang jauh lebih efisien dan powerfull dalam hal proses komputasi dan pengelolaan resource IT secara terdistribusi.

 

Menuju Virtualisasi 2.0

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s