10 Trend Teknologi 2014

Gartner memprediksi sepuluh teknologi yang akan “booming” di tahun 2014.

it-trends-2014

1. Mobile Device Diversity & Management

Gartner2014Trends02

Berbagai pertumbuhan perangkat, gaya komputasi, konteks pengguna dan paradigma interaksi akan membuat  BYOD akan meningkat 2 atau 3 kali lipat. Hal ini menempatkan tekanan yang luar biasa pada IT . Kebijakan perusahaan pada penggunaan hardware milik karyawan harus benar-benar dikaji dan, jika perlu, diperbarui dan diperluas. Sebagian besar perusahaan hanya memiliki kebijakan bagi karyawan mengakses jaringan mereka melalui perangkat milik dan di kelola perusahaan.

2. Mobile Apps & Application

Gartner2014Trends03

Gartner memprediksi bahwa sampai dengan 2014 , peningkatan kinerja JavaScript akan mulai mendorong HTML5 . Aplikasi mobile akan terus tumbuh, aplikasi lebih kecil dan  bertarget , sementara aplikasi yang lebih besar akan lebih komprehensif .

3. The Internet of Everything

Gartner2014Trends04

Internet akan melampaui perkembangan PC. Perangkat mobile menjadi aset perusahaan, peralatan lapangan, dan barang-barang konsumen seperti mobil dan televisi. Masalahnya adalah bahwa sebagian besar organisasi, perusahaan dan vendor teknologi belum mengeksplorasi kemungkinan bahwa Internet semakin diperluas fungsinya.

4. Hybrid Cloud and IT as Service Broker

Gartner2014Trends05

Menyatukan personal cloud dan private cloud eksternal adalah suatu keharusan. Perusahaan harus merancang layanan private cloud  dengan interoperabilitas layaana  hybrid cloud . Istilah seperti ” overdrafting ” dan ” cloudbursting ” sering digunakan untuk menggambarkan apa komputasi hybrid cloud . Namun, sebagian besar layanan hybrid cloud akan jauh lebih dinamis daripada itu.

5. Cloud Architecture

Gartner2014Trends06

Cloud computing model / klien sedang berubah. Dalam arsitektur cloud, istilah Client adalah aplikasi yang kaya yang berjalan pada perangkat yang tersambung ke Internet, dan server adalah satu set layanan aplikasi host di platform komputasi cloud yang semakin elastis dan scalable. Aplikasi berbasis browser, kekuatannya akan meningkat dengan tersedianya browser di  banyak perangkat klien baik mobile maupun desktop.

6. The Era Personal Cloud

Gartner2014Trends07

Era cloud pribadi akan menandai pergeseran kekuasaan dari perangkat ke pelayanan. Dalam dunia baru ini, spesifikasi perangkat akan menjadi kurang penting. Pengguna akan menggunakan koleksi perangkat, mobile maupun dengan PC , tapi tidak ada satu perangkat akan menjadi hub utama. Sebaliknya, personal cloud akan mengambil peran itu. Akses ke cloud dan konten yang disimpan atau dibagi dari cloud itu sendiri.

7. Software Defined Anything

Gartner2014Trends08

SDX adalah istilah kolektif yang merangkum momentum pasar yang berkembang untuk meningkatkan standar programabilitas infrastruktur dan interoperabilitas datacenter yang didorong oleh otomatisasi yang melekat pada komputasi awan.SDX juga menggabungkan berbagai inisiatif seperti OpenStack, OpenFlow, dan Open Rack, yang berbagi visi yang sama.

8. Web Scale IT

Gartner2014Trends09

Web- skala IT adalah pola komputasi kelas global yang memberikan kemampuan  layanan cloud dalam skala besar seperti Amazon , Google , Facebook , dll . Jika perusahaan ingin mengikuti mereka , maka perlu meniru arsitektur , proses dan praktek dari penyedia cloud tersebut . Gartner menyebut kombinasi dari semua elemen web skala IT .

Web- skala TI mengubah rantai nilai IT secara sistemik . Datacenter dirancang dengan perspektif teknik industri  mengurangi biaya, menjadi lebih hemat energi juga termasuk desain  komponen hardware utama seperti server , storage dan jaringan . Arsitektur web – berorientasi memungkinkan pengembang untuk membangun sistem yang sangat fleksibel dan tangguh serta recovery sistem yang lebih cepat.

9. Smart Machines

Gartner2014Trends10

Era mesin cerdas akan berkembang dengan cepatp, asisten pribadi yang cerdas, penasihat pintar (seperti IBM Watson), sistem industri maju global dan kendaraan otonom akan muncul.

10. 3D Printing

Gartner2014Trends11

Pengiriman seluruh dunia printer 3D diperkirakan akan tumbuh 75 persen pada tahun 2014 diikuti oleh hampir dua kali lipat dari pengiriman unit pada tahun 2015. Pasar konsumen telah membuat organisasi menyadari fakta cetak 3D adalah sarana yang nyata, layak dan hemat biaya untuk mengurangi biaya melalui perbaikan desain, prototyping efisien dan manufaktur jangka pendek.

2014 …Read…Set.. and Go !

10 Trend Teknologi 2014

Kolaborasi Atau Tersingkir

social-meda-project-management

Begitu sering kita lihat pemakaian kata kolaborasi itu, sehingga kita pun bisa menggunakan kata itu sehari-hari dan (sepertinya) hampir semua orang bisa menjelaskan artinya dengan cepat.Di google pun dengan mudah kita temu arti kata kolaborasi ini.

Collaboration atau bahasa Indonesia-nya menjadi kolaborasi  jika di artikan secara bebas mungkin artinya agak sedikit “lucu”

http://kamusbahasaindonesia.org/kolaborasi

Penjelasannya sama, yakni:kolaborasi /ko·la·bo·ra·si/ n (perbuatan) kerja sama (dng musuh dsb);

  • · berkolaborasi /ber·ko·la·bo·ra·si/ v melakukan kolaborasi

Hanya ada dua arti, dan arti pertama malah tentang kerjasama dengan musuh. Karena kata kolaborasi itu berasal dari bahasa asing, maka kita coba lihat kamus bahasa Inggris. Supaya konsisten, bisa di lihat kamus bahasa Inggris yang online.

Banyak sekali penggunaan kata “kolaborasi” sehari-hari. Hampir setiap hari kita bisa menemukannya di media cetak maupun di media elektronik.

Di bidang otomotif, sebuah berita menuliskan “Mobil sport konsep Toyota hasil kolaborasi dengan BMW akan memulai debut di Tokyo Motor Show 2013.” Di bidang tarik suara, contohnya adalah “…hubungan T-ara N4 dan pelantun ‘Yeah3x’ itu semakin jelas. Keduanya akan berkolaborasi dalam lagu ‘Countryside Diaries’.”

Dari dunia perfileman, contoh yang dapat dipetik adalah “Fast and Furious 6: Kolaborasi Seru Dominic Toretto dengan Luke Hoobs.” Sedangkan di dunia usaha, kita bisa menemukan contoh ini “Telkom Indonesia melalui telkomsigma berkolaborasi dengan IBM Indonesia dalam mempersiapkan dan mengoperasikan Data Center yang berspesifikasi tier 3 dan tier-4 di Indonesia maupun di regional yang dimulai dengan lokasi Data Center di Sentul.”

Perusahaan lain diberitakan melakukan kolaborasi dalam judul berita ini: “Pesawat Cargo Kolaborasi POS-Merpati Mulai Operasi Juni [2013].”

Sampai di tingkat software pun ditemukan juga soal kolaborasi: “Kombinasi SharePoint dan Office menawarkan sebuah spektrum metode kolaborasi dokumen, baik itu penulisan bersama lembar bentang atau perutean rencana bisnis melalui sebuah alur kerja.” Bahkan sebuah ajang festival komputer (yaitu CompFest 2013) mencantumkan kata “Kolaborasi” sebagai tema mereka.

Terlepas dari perbedaan arti bahasa, arti kolaborasi itu intinya sama yaitu: berekanan, berangkulan, sandar-menyandar, bermitra, dan berkomplot (kayak gerombolan si berat musuhnya paman Gober ) dan sangat berguna jika di gunakan dalam  bisnis.

Di jaman yang serba “mobile”, boleh di katakan “meeting” atau tatap muka personal mungkin lebih jarang.
Orang lebih suka memakai gadget-nya untuk berkomunikasi dan berkolaborasi.
Dalam bisnis, mobilitas dan komunikasi adalah salah satu penggerak roda maju -mundurnya usaha.
Oleh karena itu, bagaimanapun juga orang yang berbisni harus beradaptasi dengan teknologi tersebut.
Mempertahankan cara tradisional mungkin sah-sah saja, akan lebih bagus jika bisa kolaborasi cara lama dan baru.
Salah satu tools yang sering digunakan oleh perusahan atau bisnis yang  sudah semakin komplek atau sibuk  dengan
banyaknya job/project serta team member adalah dengan menggunakan tool collaboration.
Collaboration Plan atau  rencana kolaborasi biasanya mencakup tujuan bisnis organisasi yakni

  1. Sistem pencatatan untuk semua dokumentasi proyek.
  2. Komunikasi terpusat untuk  tim dan proyek.
  3. Sentralisasi penjadwalan anggota tim dan proyek.

Rencana kolaborasi perusahaan harus menentukan titik sentuh manajemen proyek dengan platform kolaborasi

  1. Mempertahankan jadwal proyek;
  2. Mengirim tugas- tugas kepada anggota tim;
  3. Memperbarui status pada tugas-tugas proyek anggota tim, dan
  4. Meninjau dan menyetujui dokumen secara online melalui platform kolaborasi daripada email.

Collaboration tool yang  free simple stupid salah satunya adalah Producteev

Mari ber-kolaborasi atau anda akan tersingkir  dari kerasnya persaingan dalam hidup dan bisnis.

 

 

Kolaborasi Atau Tersingkir

Dua Sisi Teknologi

2016

3D printing akan menjadi trend teknologi. Seperti teknologi yang lain..selalu menciptakan pedang bermata dua.

Di satu sisi akan sangat memudahkan pekerjaan / design tetapi disisi lain akan semakin banyak terjadinya pelanggaran intelectual property  karena orang lain akan lebih mudah melakukan reverse engineering.Membuat produk semakin mudah di tiru, pekerjaan kreatif semakin mudah di bajak. Akan lebih banyak produk KW2, KW3 dst.

makerbot

2017

Gartner memprediksi bahwa mesin-mesin komputer di masa depan cenderung semakin cerdas, mesin akan belajar dan belajar bukan sekedar memproses perintah dan hal tersebut diprediksikan akan terjadi  pada 2017.

Mungkin tidak semua komputer, tetapi setidaknya menuju seperti Skynet di film Terminator ..ketika mesin yang memiliki AI (kecerdasan buatan) mencoba memberontak kepada manusia yang membuatnya.  Pertanyaan sebenarnya adalah apakah sistem cerdas ini  akan mendukung manusia – atau justru menggantikan kita.

Learning

2020

Ada dua asumsi yang membentuk prediksi ini.

Yang pertama adalah bahwa ada beberapa pekerjaan sekarang dilakukan oleh manusia yang akan dilakukan oleh sistem dengan otomatis pada tahun 2020. Dari asumsi yang pertama ini tidak perlu  banyak imajinasi. Hanya mengikut berita sekarang dimana  ongkos buruh yang semakin naik.

Yang kedua adalah bahwa kita tidak akan mengetahui pekerjaan baru bagi orang-orang yang akan menganggur akibat otomatisasi mesin (memakai robot misalnya)

Mungkin tidak perlu menunggu 2020, sekarang-pun sudah mulai terasa, yang dulunya di operasikan manusia di ganti ke mesin/robot/otomasi , dari padat karya menjadi padat modal dan teknologi. Meskinpun investasi awalnya besar  para pemilik usaha mungkin  lebih tenang dan senang, karena yang di hadapi adalah mesin  bukan manusia yang OPEX-nya cenderung fluxtuatif.

robot

Semoga di final Piala Dunia 2020 nanti bukan Asimo yang main 🙂

robosoccer

Dua Sisi Teknologi