Menuju Technopreneur 10 D


Pada tahun 2015 akan ditandai mulainya ASEAN Economic Community, Komunitas Ekonomi Asia Tenggara. Sebuah komunitas dimana tidak ada lagi hambatan atas lalu lintas orang, pengusaha, modal, dan tenaga kerja, dimana seluruh perdagangan akan dibuka.

Bisa jadi Filipina, Thailand atau negara  ASEAN lainnya  akan membuka perusahaannya di Indonesia, kalau kita tak siap bertarung, tak siap berkompetisi, maka bersiaplah bisnis kita terkudeta oleh pengusaha negeri jiran.

Ini akan menjadi awal dimulainya pasar bebas regional ASEAN, sehingga peredaran uang, barang, jasa akan sangat berpusat pada teknologi, karena pemasaran dilakukan antar begara-negara ASEAN, maka dibutuhkan banyak Technopreneur yang mampu memanfaatkan teknologi secara tepat guna meningkatkan daya saing bisnisnya menghadapi pesaing-pesaing lain dari kawasan ASEAN pada tahun 2015 nanti.

entrepreneur

Technopreneur merupakan penggabungan antara pemanfaatan perkembangan Teknologi dan Konsep Entrepreneur.  Dimana entrepreneur  sendiri dapat di definisikan sebagai sesesorang yang menciptakan bisnis / usaha dengan keberanian untuk mengambil resiko guna mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Technopreneur adalah Entrepreneur yang mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang ada  sebagai basis pengembangan usaha yang di jalankannya, atau bisa di bilang Technopreneur ini adalah Entrepreneur modern yang berbasis pada teknologi dalam menjalankan usahanya.

Siap bersaing ?

Jadilah Technopreneur 10 D

.Dream
Technopreneur mempunyai  visi  bagaimana keinginannya   terhadap masa depan
pribadi  dan bisnisnya  dan yang paling penting adalah dia mempunyai  kemampuan
untuk mewujudkan impian tsb.

• Decisiveness
Technopreneur adalah orang yang tidak bekerja lambat. Kecepatan dan ketepatan
dia   mengambil   keputusan   adalah   merupakan   factor   kunci   (key   factor)   dalam
kesuksesan bisnisnya.

• Doers
Technopreneur tidak mau menunda – nunda kesempatan yang dapat di manfaatkan

• Determination
Technopreneur dalam melaksanakan kegiatannya memiliki  rasa  tanggung  jawab
yang  tinggi dan  tidak mau menyerah,  walaupun dia dihadapkan pada halangan atau
rintangan yang tidak mungkin diatasi

• Dedication
Dedikasi   technopreneur  sangat   tinggi,   semua   perhatian   dan   kegiatannya dipusatkan semata – mata untuk kegiatan bisnisnya.

• Devotion
Devotion berarti loyalitas dan kecintaan pada produknya.  Hal   inilah  yang  mendorong technopreneur mencapai keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produk yang ditawarkannya, karena seorang technopreneur akan mencintai pekerjaan bisnisnya.

• Details
Technopreneur akan  selalu memperhatikan  faktor kritis.  Dia  tidak akan mengabaikan  faktor  –  faktor  kecil   tertentu yang dapat  menghambat  kegiatan usahanya.

• Destiny

Technopreneur   bertanggung   jawab   terhadap   nasib   dan   tujuan   yng   hendak  dicapainya.

• Dollars
Technopreneur tidak  mengutamakan kekayaan, motivasinya bukan memperoleh uang, akan tetapi uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya.

• Distribute
Technopreneur   bersedia  mendistribusikan   kepemilikan   bisnisnya   terhadap orang – orang kepercayannya,  yaitu orang – orang yang kritis dan mau diajak untuk mencapai sukses dalam bidang bisnis

Menuju Technopreneur 10 D

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s