Nokia 75 jt.

nokia1100

Yang tersisa dari epic  Nokia Senter… sebuah merk yg “di habisi*”  Microsoft (*di akusisi)

Nokia 1100 adalah  ponsel sejuta umat yang banyak sekali peminatnya, karena harganya yang cukup terjangakau dan juga sangat banyak sekali yang menggunakannya pada zaman ponsel terebut. Dan yang paling bagus dan di unggulkan dari ponsel nokia ini yaitu, kuat dalam hal bodynya, banyak sekali orang yang mencoba atau tidak sengaja menjatuhkan ponsel ini ke tanah atau ke lantai yang keras, dan ajaibnya ponsel ini masih kuat dan berfungsi dengan baik.

Memecahkan rekor penjualan Samsung Galaxy S3 dan juga Iphone 4S, seperti di kutip dari Wikipedia, yaitu handphone Nokia 1100 ini terjual lebih dari 250 juta unit di seluruh dunia. Berkat handphone inilah Nokia kemudian dijuluki sebagai handphone sejuta umat. Jumlah penjualan tersebut mengalahkan catatan rekor iPhone 4S yang ‘hanya’ lebih dari 70 juta unit ataupun Samsung Galaxy S III yang tingkat penjualannya masih berkisar pada angka 30 juta unit per September 2012.

 

Cerita handphone sejuta umat ini tidak hanya sampai di rekor penjualan saja.. sisi gelap dari hp ini tidak kalah lebih menarik.

Di pakai dari tukang ojek, loper koran hingga hacker kelas dunia.

Pada akhir Agustus 2014 lalu, peretasan bank dengan memanfaatkan peranti lunak ponsel kembali terjadi.

Di beberapa negara maju, sistem perbankan biasanya mengirim sebuah kode yang disebut mTAN (mobile Transaction Authentication Number) untuk mentransfer uang ke rekening tertentu. Dengan memanipulasi perangkat lunak pada ponsel Nokia 1100, kode ini dapat diambil dengan mudah oleh para kriminal.

JP Morgan dan empat bank besar lainnya di Amerika Serikat menjadi sasaran peretas. Penjahat siber disinyalir mencuri data dengan membobol sistem JP Morgan melalui transaksi antara bank dengan peritail atau konsumen. Hal serupa yang dapat dilakukan dengan menggunakan Nokia 1100.

nokia1100-hack

Bukan untuk masyarakat awam, ponsel ini menjadi primadona untuk para penjahat siber di Eropa untuk melakukan pembobolan rekening bank.

Namun, tak semua ponsel Nokia 1100 dapat digunakan untuk membobol rekening bank. Hanya Nokia 1100 buatan Jerman saja yang bisa melakukannya.

nokia-1100

Nokia 1100 adalah ponsel lawas yang pernah mencapai harga 5.000 euro atau Rp 75 juta rupiah.

Nokia 1100 dimodifikasi agar dapat melakukan dekripsi firmware. Setelah itu nomor identitas ponsel seperti IMEI (International Mobile Equipment Identity) bisa diubah dengan mudah yang berfungsi mendaftarkan nomor ponsel ke operator.

Untuk menyadap transaksi perbankan, firmware yang telah dimodifikasi itu dimasukan kembali pada ponsel. Kemudian, peretas harus melakukan kloning pada kartu SIM dan secara teknis, hal ini sangat mudah untuk dilakukan.

Beralihnya fungsi ponsel dari alat komunikasi menjadi alat kejahatan membuat harga Nokia 1100 melambung sangat tinggi meskipun umur ponsel itu sekarang sudah lebih dari 10 tahun.

 

Advertisements
Nokia 75 jt.

GoBlog Nasional

keepblog

Pertanyaannya  untuk para blogger, untuk apa bikin blog ?

demi monetizing,  demi mengumpulkan dolar , demi  page rank*  (*ops: ..yg ini sdh di hapus google),

atau  demikian.  Apapun tujuan tiap blogger mungkin berbeda-beda, Tetapi bayangkan saja internet tanpa para blogger

ibarat tv hitam putih atau ibarat nasi goreng tanpa garam ..datar…monoton…hambar.

Hari ini, tepat tgl 27 Oktober adalah hari-nya para blogger Indonesia..dan sebagai Hari Blogger Nasional

mari kita rayakan dengan GoBlog Nasional

happy

Sudahkah Anda nge-blog hari ini ?

GoBlog Nasional

MEA 2015 – E2E

e2e-a

Image credit : Flickr

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, ya beberapa bulan lagi kita akan memasuki pasar bebas ASEAN. Dimana akan terjadi arus perdagangan bebas, yakni masyarakat Indonesia akan dipermudah menjual dagangannya ke luar negri (ASEAN), pun sebaliknya – masyarakat ASEAN tidak dipersulit menjual dagangannya di tanah ibu pertiwi ini.

Tidak hanya kategori barang saja yang termasuk dalam arus pasar bebas, melainkan pasar tenaga terampil atau professional pun juga diikutkan dalam MEA 2015, ya secara garis besar begini; tidak ada aturan pembatasan tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia, pun sebaliknya kita akan dipermudah bekerja di luar negri (ASEAN).

Jadi, kalau tenaga kerja Indonesia tidak memiliki kualitas yang bagus, siap-siap mencari pekerjaan di negara sendiri akan jauh lebih susah dibanding sekarang, sebab logikanya begini; perusahaan-perusahaan akan lebih memilih tenaga asing professional yang bisa berbahasa inggris dan berbahasa Indonesia (bahasa Indonesia termasuk syarat bekerja di Indonesia) daripada tenaga local yang kemampuannya belum setara dengan tenaga asing. Jadi sudah bisa dilihat kan arah nasib “calon-calon karyawan” dari lokal?

Apalagi kompetensi tenaga kerja terdidik Indonesia belum cukup mumpuni. Hal itu diperparah dengan banyaknya penganggur yang berkualifikasi pendidikan tinggi di negara Asean lainnya. Catat, data “tetangga sebelah “,  80% pengangguran di Singapura merupakan tenaga kerja terdidik.

Berdasarkan data Kemenakertrans, tenaga kerja asing tumbuh 18,70%, menjadi 68.957 orang pada 2013, pada tahun sebelumnya 2009 sebesar 58.091 orang. Adapun, level jabatan tersebut a.l. profesional, konsultan, manajer, direksi, supervisor, teknisi hingga komisaris.

Tenaga kerja asing asal China menjadi paling besar sumbangannya terhadap total tenaga kerja asing pada 2013, yakni 14.371 orang. Disusul Jepang sebesar 11.081 orang, Korea Selatan 9.075 orang, India 6.047 orang, Malaysia 4.962 orang, AS sebesar 2.197 orang.

Dilihat dari sisi sektor usaha, tenaga kerja asing lebih banyak bekerja di sektor perdagangan dan jasa, yakni 36.913 orang. Disusul sektor industri sebanyak 24.029 orang, dan sektor pertanian mencapai 8.015 orang.

Pemerintah perlu belajar dari negara Asean lainnya, dalam menerapkan kebijakan dan sertifikasi untuk tenagakerja.

Ada pilihan atau jalan keluar dari kondisi tsb menjadi “penggangguran total”, jadi “orang yg banyak usaha” alias pengusaha atau bahasa kerennya Entrepreneurship,

e2e

Sudah siap untuk bertransformasi E2E ?

Atau jika tetap pilih E2E..Employee to Employee ?

choose

Jadilah  employee  / karyawan  yang PRO !  (aka . Proffessional) yang memiliki kompetensi dan sertifikasi global yang di akui baik didalam maupun di luar negeri.

Bukan pilihan mudah tetapi  belum tentu juga sulit bukan?

sumber :

blogdetik.com; lsp.telematika.co.id

MEA 2015 – E2E