AADC 2017


AADC bukan judul film yang sempat booming di tahun awal tahun 2000-an dan sequel-nya AADC2 barusan tayang di tahun ini.

AADCAda Apa Dengan Cloud ?

Booming cloud masih terasa di beberapa tahun belakangan ini. Rame!

Sebutlah empat nama penguasa cloud global saat ini : Amazon Web Service, Microsoft Azure, IBM Softlayer, dan Google Cloud Platform

0802rcp_cloudshare

Ke empat vendor cloud tersebut masih tak ada lawan, terlalu kuat dengan kemampuan infrastruktur globalnya.

vmware_vcloud_foundation_on_aws_3

Mulai dari Amazon Web Service (AWS), berita terhangat di bulan Oktober ini, mereka baru lauching layanan VMware Cloud on AWS !   Nah, bikin datacenter sekarang tinggal click, pilih lokasi geo-nya, klo Indonesia yang deketan mungkin Singapore atau Sydney (AUS).

Mau sewa per-jam ? atau per tahun..silakan tinggal gesek account kartu kredit aja atau pakai account vmware. Buat yang penasaran bisa lihat demo-nya disini

AADC yang berikut-nya Cloud-nya Microsoft

Azure Stack

050815_1848_azurestackw1

Nah kali ini strategi Microsoft adalah memboyong hybrid cloud dengan masive menuju  on-premise. Senjata andalan Microsoft kali ini adalah Azure Stack yang rencananya akan di launching Q1 atau Q2 2017. Azure stack tidak lain kepanjangan tangan dari Azure (public cloud) yang akan running di on premise sebagai private cloud.

Dengan memanfaatkan kekuatan dan kepopuleran Microsoft Windows Server / Hyper-V di entreprise, maka Azure Stack ini bisa di kombinasikan sebagai solusi terpadu (hybrid-cloud)

Untuk informasi, Azure Stack saat ini masuk dalam Technical Preview version, diperkirakan versi komersialnya akan rilis di quarter pertama 2017 nanti.

Azure stack membawa permainan baru dalam bisnis cloud. Di sisi lain provider cloud masih rame menawarkan public cloud, di titik ini Microsoft melihat peluang yang gede di bisnis private cloud yang running di ekosistem yang berbasis Microsoft Windows Server.

IBM Softlayer

488185-ibm-softlayer-logo

Cloud punya IBM ini,  ada di posisi ke-3 dalam market share.  Lokasi terdekat datacenter IBM ada di Singapore.  Solusi private cloud versi IBM bisa di lihat disini

Bagaimana dengan Google ?

openstack

Google Cloud Platform atau sekarang di potong nama-nya ama google jadi Google Cloud tidak tinggal diam. Google cloud di tahun 2015 kemaren sudah ajakin OpenStack untuk bikin cloud platform rasa opensource. Tujuan-nya setali tiga uang , membawa hyrid cloud ke on premise. Seperti yang diketahui, OpenStack banyak di gunakan untuk membangun private cloud di datacenter korporasi / enterprise yang berbasis Linux.

Rumus membuat datacenter juga masih patent, taroh  dilokasi terdekat dengan clients / end-users.Selain itu,kebijaksanaan / policy yang mewajibkan datacenter harus bikin di Indonesia, juga sebagai pertimbangan lain untuk membangun private cloud on premise.

Dengan Azure Stack, maka terasa memiliki Azure (public cloud) di datacenter perusahaan. Demikian juga dengan solusi yang di tawarkan, AWS, Google Cloud dan IBM Softlayer akan membawa teknologi cloud semakin dekat…secara fisik dan teknologi.

Cinta deh …

AADC 2017

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s