Kemesraan Ini Segera Berlalu

Selama lima dekade atau 50 tahunan, teknologi komputasi memiliki pakem yang sama.
Untuk merakit computer diperlukan minimal processor (CPU),memori (RAM), dan storage (spindle/magnetic disk atau solid state disk). Devices /perangkat tersebut di buat terpisah.

Computer disini bisa apa saja, mulai dari workstation/PC/Laptop yg dipakai di meja kerja, hingga super server di datacenter. Dan pakem ini menjadi standar selama beberapa dekade

Dan sekarang era-nya SoC (System on Chip)

pcb-to-socBahasa sederhana, SoC bisa dibilang sebagai otak dari tablet atau ponsel pintar yang biasa kita  gunakan. Seperti otak manusia yang terdiri-dari beberapa bagian dengan fungsi berbeda-beda, SoC juga memiliki bagian tersendiri, yaitu prosesor, blok memori seperti RAM dan ROM, chipset grafis, modem serta berbagai komponen lain yang mengatur pemrosesan data.Semua-nya dalam terintegrasi dalam satu chip tunggal.

Banyak perangkat yang memakai SoC sebagai otak.

soc-dimana-mana.png

Awalnya produsen membuat SoC untuk perangkat mobile karena konsumsi dayanya rendah. Tapi tunggu ….itu dulu, teknologi terus berkembang dan kini SoC memiliki suratan takdir yang berbeda.

Pembuat SoC sekarang sudah cukup banyak, yang cukup terkenal di antaranya ;  Intel, Qualcomm,Apple,Samsung,Nvidia,MediaTek,Allwinner,LG, dan Huawei

Hampir semua produsen SoC menggunakan arsitektur ARM, kecuali Intel dan Apple yang memakai arsitekturnya sendiri.

Dominasi Intel.

Dari era tahun 80-an hingga 2010 atau lebih dari 30 tahun boleh dikatakan IT mutlak di kuasai oleh teknologi dari Microsoft dan Intel. Bahkan saking populernya, platform Wintel (Windows Intel) ini seakan jadi patokan untuk hampir semua vendor IT.

Tidak mengesampikan IBM dengan Power System-nya dan Sun Microsystem dengan SPARC  dan Solaris Unix-nya yang very emeging …pada saat itu . Sebagian besar vendor IT, misalnya  HP, Dell, Fujitsu, Hitachi,  dkk yang merupakan konsumen setia produk Intel dan  Microsoft.

Saking dominannya Intel, perusahaan sekelas Sun Microsystem pun akhirnya harus rela jatuh dan di akusisi oleh Oracle. Sedangkan IBM, harus iklas melepaskan divisi  x86 (Intel based system) ke Lenovo dan hanya fokus di platform milik sendiri yakni Power System.

Intel benar benar jadi raja. King of Processor ! pesaing terdekatnya yakni AMD pun tumbang ..pamornya semakin redup, meski di awal tahun 2017 ini AMD mulai coba bangkit kembali dengan Ryzen nya.

Kemesraan Windows dan Intel

Kembali ke laptop, hanya ada Windows dan Intel yang selalu bersama hampir tiga dekade. Lupakan dulu Apple (doi hanya main di level consumer, bukan di level enterprise).

Coba saja beli computer, mulai laptop hingga high-end server, boleh apa saja brand / merk-nya tapi pasti jeroan-nya di dominasi bikinan Intel dan Windows. Kecuali bagi yang agak sedikit techie, kadang ada yang coba pakai AMD dan Linux. Pokoknya jadi anak bawang deh yang pakai diluar Wintel.

Artinya selama bertahun-tahun, pakem yang di buat Microsoft dan Intel ini sudah menjadi semacam kurikulum sekolah. Wajib ada dan di ikutin. Anak kampus yang belajar diluar pakem tersebut dijamin susah dapat kerjaan, lah gimana klo hampir smua perusahan saat ini memakai teknologi Wintel.

Ganti Kurikulum

Mungkin screenshot diatas tidak berarti apapun, tidak ada yang istimewa ?

Tapi coba perhatikan baik-baik di Task Manager Windows 10 ini, di bagian CPU.

Mana Intel processor-nya ? Gak Ada..ternyata Microsoft sudah mengganti-nya dengan  Qualcomm Snapdragon ! Yah bener..bagi yang punya smartphone..apapun merk-nya
(selain iPhone), pasti akan nemu jeroan Snapdragon, nama beken processor buatan Qualcomm

 

Dan ini bukan rumor atau gosip, direncanakan akhir tahun 2017 atau di 2018 bakal meluncur komputer/laptop Windows 10 berbasis ARM processor (Snapdragon ini contohnya).

win10alwaysconnected

 

Artinya apa ? Kita punya laptop bakal bisa forji-an juga (LTE) secara native. Baca deh dari sumber-nya

Tanda-tanda kebangkitan laptop nih kayaknya ? Setelah beberapa tahun terakhir tenggelam di hantam oleh gelombang smartphone, Android terutama-nya. Tapi ini baru permulaan..

Kebutuhan sistem yang semakin “compact”, low-less power but powerfull seakan jadi kata kunci pengembangan teknologi di masa depan.Era arsitektur Intel dengan x86 or x64-nya sudah mulai menampakan hilal-nya. Muncul arsitektur baru yang boleh di katakan (jika tidak terlalu prematur) bakal melibas dan menggantikan penguasa tiga dekade.

ARM menuju Data center

Satu lagi yang diam-diam (sudah bocor duluan) sedang di garap oleh Microsoft adalah kerjasama dengan Qualcomm untuk menggarap processor khusus untuk mesin-mesin di datacenter

Qualcomm Centriq

Inilah cikal bakal processor arsitektur ARM yang sedang di garap Qualcomm untuk kebutuhan pasar datacenter.

Bagi yang pernah kerja di semicon pasti paham teknologi fabrikasi wafer.

Qualcomm bakal memakai fabrikasi 10 nm FinFET, ini kayaknya asapin  Intel yang masih makai fabrikasi 14 nm.

Dan yang paling bikin ketar-ketir Intel, teknologi tersebut saat ini  rame-rame dikembangkan oleh raksasa Silicon Valley; Microsoft, Facebook, Google dkk.

Dengan OCP, mereka berharap bisa membuat server yang berbasis open source. Tidak tergantung lagi pada mesin buatan Intel, Dell, HP atau pun vendor hardware yang sudah mapan lainnya.

Salah satu tujuan Microsoft, Facebook, Google dkk  adalah ingin membuat infrastruktur cloud yang lebih murah, dan tidak tergantung pada salah satu vendor hardware tertentu. Dengan biaya modal dan operasional yang lebih rendah maka harga yang di tawarkan ke customer bisa murah pula.Ujung-ujungnya..kita pula sebagai customer ikut di untungkan.

Open Compute Project (OCP)

qualcomm_centriq_configs_full

Qualcomm 10 nm, 48-core Centriq 2400 platform

qualcomm_centriq_mobo_scaled

Server berbasis  arsitektur ARM

qualcomm_centriq_system_scaled

Sepertinya kemesraaan ini segera berlalu…

 

 

Kemesraan Ini Segera Berlalu

Tahun Ajaran Baru

Apa PERBEDAAN Pendidikan Akademik, Profesi dan Vokasi?

Berbicara mengenai pendidikan, ternyata banyak orang tidak tahu kalau di Indonesia ada tiga jenis pendidikan tingggi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, program pendidikan di pendidikan tinggi mencakup pendidikan akademik (sarjana, magister, dan doktor), pendidikan profesi/spesialis dan pendidikan vokasi (diploma).

Istilah vokasi digunakan untuk program pendidikan menggantikan istilah profesional atau profesi. Vokasi mungkin diturunkan dari bahasa Inggris,

  • a person’s employment or main occupation, especially regarded as particularly worthy and requiring great dedication.
  • a trade or profession.

Vocation sama artinya dengan profession….belajar untuk menjadi jadi Professional bukan Professor  !

Pendidikan vokasi merupakan penyelenggaraan jalur pendidikan formal yang diselenggarakan pada level pendidikan  tinggi, seperti: politeknik, program diploma, atau sejenisnya.

Sedangkan pendidikan kejuruan merupakan penyelenggaraan jalur pendidikan formal yang dilaksanakan pada jenjang pendidikan tingkat menengah, yaitu: pendidikan menengah kejuruan yang berbentuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Pendidikan kejuruan dan pendidikan vokasi merupakan penyelenggaraan program pendidikan yang terkait erat dengan ketenagakerjaan

 

Piramida Ketenagakerjaan dan Jenjang Pendidikan Sekolah 

 

Vokasi bertujuan menciptakan tenaga kerja yang terampil dalam keahlian tertentu karena industri suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas tenaga terampil yang terlibat langsung dalam proses produksi.

Entrepreneurship atau Wirausaha adalah efek samping jika memilih jalur vokasi. Pola pikir lulusan berbasis vokasi sudah di setting di kampus untuk menjadi tenaga kerja ahli yang professional dan sekaligus enterpreneur.

Kenapa bisa demikian ?

Vokasi juga bertujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk memasuki lapangan kerja dan sekaligus menghasilkan tenaga kerja terampil yang dibutuhkan oleh masyarakat atau menciptakan peluang kerja dengan kemampuan / skill sets yang di miliki.

Pilihan Ditentukan

Berbeda dengan pendidikan akademik,kenaikan level misal dari S1 ke S2 ataupun S3. Ataupun pendidikan profesi , misal dokter, notaris, akutant, yang harus kembali ke kampus pendidikan tinggi untuk bisa mendapatkan kenaikan level.

Pendidikan vokasi adalah masalah skill sets / ketrampilan kerja, untuk menaikan level skill sets tidak selalu dengan pilihan balik kampus. Justru sebaliknya, kenaikan level dari level biasa ke specialist bisa dapat kan dengan jalur yang sangat berbeda. Bisa berupa mengikuti pelatihan hingga sertikasi profesi yang di selenggarakan lembaga non-formal.

Bukan ijazah yang di dapat, tetapi pengakuan professi dan kompetensi.Tingkat tertinggi dari jenjang karir vokasi adalah SPECIALIST . Keahlian khusus yang tidak mudah untuk mendapatkan-nya.

Baik dengan belajar otodidak atau pengembangan karir lewat pelatihan yang reguler dengan mentoring adalah salah satu jalan menjadi specialist.

Inilah yang membedakan jalur vokasi dengan akademisi ataupun profesi.

Professionalisme dan Dedikasi tuntas adalah kata kunci untuk meluncur di jalur vokasi.

ILMU BISA DI BELI, PENGALAMAN HANYA DIDAPATKAN DENGAN MENJALANI

Be different friends!

Tahun Ajaran Baru

AADC 2017

AADC bukan judul film yang sempat booming di tahun awal tahun 2000-an dan sequel-nya AADC2 barusan tayang di tahun ini.

AADCAda Apa Dengan Cloud ?

Booming cloud masih terasa di beberapa tahun belakangan ini. Rame!

Sebutlah empat nama penguasa cloud global saat ini : Amazon Web Service, Microsoft Azure, IBM Softlayer, dan Google Cloud Platform

0802rcp_cloudshare

Ke empat vendor cloud tersebut masih tak ada lawan, terlalu kuat dengan kemampuan infrastruktur globalnya.

vmware_vcloud_foundation_on_aws_3

Mulai dari Amazon Web Service (AWS), berita terhangat di bulan Oktober ini, mereka baru lauching layanan VMware Cloud on AWS !   Nah, bikin datacenter sekarang tinggal click, pilih lokasi geo-nya, klo Indonesia yang deketan mungkin Singapore atau Sydney (AUS).

Mau sewa per-jam ? atau per tahun..silakan tinggal gesek account kartu kredit aja atau pakai account vmware. Buat yang penasaran bisa lihat demo-nya disini

AADC yang berikut-nya Cloud-nya Microsoft

Azure Stack

050815_1848_azurestackw1

Nah kali ini strategi Microsoft adalah memboyong hybrid cloud dengan masive menuju  on-premise. Senjata andalan Microsoft kali ini adalah Azure Stack yang rencananya akan di launching Q1 atau Q2 2017. Azure stack tidak lain kepanjangan tangan dari Azure (public cloud) yang akan running di on premise sebagai private cloud.

Dengan memanfaatkan kekuatan dan kepopuleran Microsoft Windows Server / Hyper-V di entreprise, maka Azure Stack ini bisa di kombinasikan sebagai solusi terpadu (hybrid-cloud)

Untuk informasi, Azure Stack saat ini masuk dalam Technical Preview version, diperkirakan versi komersialnya akan rilis di quarter pertama 2017 nanti.

Azure stack membawa permainan baru dalam bisnis cloud. Di sisi lain provider cloud masih rame menawarkan public cloud, di titik ini Microsoft melihat peluang yang gede di bisnis private cloud yang running di ekosistem yang berbasis Microsoft Windows Server.

IBM Softlayer

488185-ibm-softlayer-logo

Cloud punya IBM ini,  ada di posisi ke-3 dalam market share.  Lokasi terdekat datacenter IBM ada di Singapore.  Solusi private cloud versi IBM bisa di lihat disini

Bagaimana dengan Google ?

openstack

Google Cloud Platform atau sekarang di potong nama-nya ama google jadi Google Cloud tidak tinggal diam. Google cloud di tahun 2015 kemaren sudah ajakin OpenStack untuk bikin cloud platform rasa opensource. Tujuan-nya setali tiga uang , membawa hyrid cloud ke on premise. Seperti yang diketahui, OpenStack banyak di gunakan untuk membangun private cloud di datacenter korporasi / enterprise yang berbasis Linux.

Rumus membuat datacenter juga masih patent, taroh  dilokasi terdekat dengan clients / end-users.Selain itu,kebijaksanaan / policy yang mewajibkan datacenter harus bikin di Indonesia, juga sebagai pertimbangan lain untuk membangun private cloud on premise.

Dengan Azure Stack, maka terasa memiliki Azure (public cloud) di datacenter perusahaan. Demikian juga dengan solusi yang di tawarkan, AWS, Google Cloud dan IBM Softlayer akan membawa teknologi cloud semakin dekat…secara fisik dan teknologi.

Cinta deh …

AADC 2017

Alamat Palsu

alamat palsu

Setiap perangkat  “önline” (istilah anak muda jaman sekarang) wajib memiliki KTP atau identitas. Apapun perangkat/gadget yang dipakai pasti akan memiliki IP address sebagai identitas diri.

Perangkat yg online ga cuman di laptop, henpon atau gadget mainen tetapi juga sudah mulai merambah ke  smua perangkat, mulai dari kulkas hingga mobil otonom, dari tv hingga drone. Kita masuk ke jaman Internet of Thing, semua perangkat terkoneksi ke internet, bisa ngobrol satu sama lain. Smua aktivitas kita bisa jadi bisa di trackingbisa dipetakan , bisa di analisa. Wow..termasuk jadwal rutin ke toilet 🙂  ..jadi jangan kaget suatu hari nanti ada direct message  dari dokter pribadi kita untuk segera cek kesehatan pencernaan .

Jika semua perangkat di planet bumi ini butuh identitas apakah cukup sistem pengalamatan yang ada sekarang ? Alamat atau ID perangkat di internet ditentukan oleh IP (Internet Protocol) address.

“IPv4 is running out”,  jatah IP v4 sudah mulai habis ? Benarkah ?

Jika di urut berita tsb sudah muncul 10 tahun yg lalu ,saat perangkat mobile booming. Katanya jatah IPv4  yang cuman 232 atau 4,294,967,296 akan segera habis dalam hitungan beberapa tahun ke depan.

Berhubung IPv4 kagak cukup utk jangka panjang, maka gak tanggung-tanggung tukang insiyur network bekerja keras membuat standar KTP baru utk penduduk jaringan. Muncullah yang di sebut IPv5..eh salah..langsung loncat IPv6. yang katanya bisa memberikan KTP utk setiap perangkat yg ada di muka bumi.

IPv6 ini bisa mengalamati perangkat hingga 2128 atau…angka-nya kebanyakan kalo di tulis.. sekitar 4.3 trilyun alamat. Cukup hingga jaman Terminator 10 muncul nanti ^_^

Alamat Palsu

Bukan lagunya Ayu Ting-ting, tapi di dunia jaringan pun sampai detik ini masih dipakai sistem alamat palsu. Itulah kenapa IPv4 masih agak panjang umur. Karena perangkat yang terkoneksi internet bisa di palsukan alamatnya. Istilah di NAT..Network Address Translation.

Contoh sederhananya,  main fesbukt lewat wifi kantor atau cafe maka yang tercatat di facebook server adalah IP dari kantor atau cafe tsb.Jadi satu IP address dipakai rame-rame.Makanya ini di bilang alamat palsu.

Suatu hari nanti setiap perangkat langsung akan memiliki public IP yang bisa direct access ke internet. Kulkas bisa pesan sendiri belanja bulanan ke bla-bla-mart. Di anterin pakai drone-mart.Persis kayak di pilem. Kolesterol atau kadar gula naik langsung bisa info oleh smartwatch. Be healty…

Biarlah alamat palsu mengalun merdu..

peplink

Era cloud adalah era-nya internet artinya, jika pilihan dijatuhkan pada aplikasi cloud, konsekuensi-nya adalah koneksi internetnya anti lola, anti putus nyambung, stabil cepat dan reliable.

Era BYOD (Bring Your Own Devices) juga bikin ribet. Jaman sekarang, satu orang pekerja kantoran bisa membawa lebih dari dua perangkat. Minimal ada satu henpon atau laptop. Semua perangkat terkoneksi. Jadi wajar, jika sekarang rata-rata jumlah perangkat bisa dobel dari kapasitas yang tersedia. Artinya, jumlah bandwidth yang tersedia selalu akan kurang jika kita ikutin jumlah perangkat yang masuk.

Pilihan koneksi internet yang ada juga tidak bisa memuaskan semua orang. Meski cepat tapi kagak stabil atau stabil …lambat-nya. Otak diputar dikit agar yg cepat atau lambat atau yang gak stabil ini bisa tetap dipakai dengan resiko minimal.Agar bisa di pakai semua orang dengan lebih nyaman dan hepi.

FUP (Fair Usage Policy) adalah salah satu cara yang di pakai penjual bandwitdh untuk mengatur pemakaian koneksi. Nah, cara serupa pun bisa di terapkan dalam level yang lebih kecil di kantor atau perusahaan.

Tetapi sebelum menujuke FUP and policy bla-bla..akan lebih baik jika dari sisi infrastrutur jaringan internetnya di bagusin. Jaman sekarang harga bandwidth inet sudah makin terjangkau. Pilihan juga semakin banyak. Sudah tidak jaman lagi memakai satu koneksi  internet jomblo di jaman cloud sekarang ini. Minimal diperluan dual WAN agar koneksi ke cloud tetap terjaga.

Multihoming is the practice of connecting a host or a computer network to multiple networks simultaneously to perform load-balancing, enhance throughput, provide redundancy, or establish gateway services.

mutihoming

NLB (Network load balancing)  harus di aktifkan, tidak bisa lagi pakai sistem tradisional  yang biasa dipakai di rumah utk kebutuhan cloud. Don’t worry be happy, tidak perlu setup complicated protocol routing macam BGP dkk. Dengan network appliance sudah bisa di beresin urusan multihoming tsb.

wan-balance

Sayonara MPLS

Dual WAN (DSL/Fiber) sudah biasa…kini triple WAN (DSL,Fiber, 4G) and more bisa dikatakan bukan wah lagi. Berita  bagusnya,dengan commodty hardware kita sudah bisa buat sistem jaringan yang reliable. Hanya diperlukan brainware dan sedikit kreatifitas.

Tujuan utama multihoming ini, koneksi internet dari beberapa provider (ISP) bisa di bonding (di ikat jadi satu pipa)  untuk load balancing maupun failover. Artinya kita bisa bisa bikin sistem jaringan  “setup-it and forget it”. Sekali terpasang bisa ditinggalin.Minim supervisi dan interaksi alias running auto mode.

Jika terjadi gangguan pada koneksi jaringan ke salah satu ISP akan di perbaiki secara otomatis. Beban yang berlebih di salah satu koneksi juga bisa di bagi rata ke semua koneksi WAN yang tersedia..secara otomatis. Tidak ada istilah mengganggur..smua kerja..kerja..kerja.

Urusan multihoming selesai , saatnya kembali selesaikan urusan alamat palsu. Pengaturan jaringan internal LAN akan sangat penting untuk menjaga agar semua user bisa mendapatkan akses yang berimbang.

QoS (Qualitiy of Service) adalah salah satu bagian pengaturan jaringan yang memastikan layanan dengan prioritas tertinggi akan mendapatkan porsi terbesar. Contoh untuk keperluan kantor, utk VoIP, Video Confrence, email/messaging ataupun aplikasi cloud akan mendapatkan prioritas paling tinggi. Sedangkan keperluan entertainment streaming, sosmed ataupun donlot torrent akan mendapatkan porsi terendah. Bagaimanapun pengaturan jaringan yang baik adalah separuh jalan menuju komputasi awan. Jangan banyak berharap ke cloud  jika urusan jaringan masih banyak PR-nya.

 

 

Alamat Palsu

Batman v Superman

Ralat judul : -)
Brainstorming vs Sprint 
 sprint3
Buat para start-ups (#usaha rintisan)  dan designer / arsitek system, bukan hal yang mudah menyatukan banyak “isi kepala”dalam sebuah pertemuan diskusi. Brainstorming bisa jadi hal rutin yang perlu di lakukan.
By the way, brainstorming apaan yah ? #badai otak 🙂
Brainstorming atau bahasa kampungnya mungkin bisa disebut rapat dengar pendapat atau meeting bukan sesuatu yang baru, dari rapat di kantor, di RT atau mungkin rapat di rumah kita sendiri. Intinya sarana untuk mengumpulkan banyak orang / group untuk melakukan diskusi bersama, mencari solusi atau ide-ide.
Caranya pun sekarang macam-macam, ada yang konventional dengan verbal alias tatap muka langsung. Ada juga yang lewat online (#bukan numpang trending topic) yakni diskusi group lewat email atau group chat.
Dalam kegiatan tersebut biasanya ada orang yang aktif memberikan pendapat  / ide dan ada juga yang pasif / diem aja (meskipun ada ide ..disimpan dalam hati). Wajar…manusia ada banyak type, salah dua-nya extrovert dan introvert. Extrovert cenderung mendominasi.Nah ini susahnya bagi yang introvert, dalam rapat besar / dihadiri banyak orang maka type ini cenderung diam / pasif, jadi pendengar saja.
Padahal ide cemerlang kadang ada di kepala orang-orang jenis ini. Jadi bagaimana sebaiknya membuat acara brainstorming jadi lebih efektif ? Terlalu banyak orang terlibat rapat memang kadang memusingkan, terlalu banyak ide, terlalu banyak saran, tapi mentah di pelaksanaan.
Buat apa rapat bolak-balik tetapi tidak menghasilkan apapun kecuali hanya rutinitas group kerja dan… kantuk ?
Mungkin ini lah yang melatarbelakangi kenapa harus ada terobosan. Memperkenalkan “Design Sprint”, cara baru  mencari ide dan membuat terobosan implementasi ala Usain Bolt,  juara dunia lari sprint (#bukan maraton)
What is a design sprint?
Design sprints are a framework for teams of any size to solve and test design problems in 2-5 days. The idea of design thinking was developed at IDEO and the d.school at Stanford.
These frameworks were adapted to the idea of “design sprints” thanks to the Google UX teams,Google Ventures and Google [x] and teams across the industry
Definis sprint versi bahasa bule sederhana saja,  buat design dan solusi dengan cepat, ya cukup seminggu dari mimpi sampai jadi realiti. Disinilah kendali ide-ide baik dari yang introvert maupun extrovert di arahkan oleh Sprint Master
Nah apalagi ini, Sprint master ? Usain Bolt kah ?
What is a Sprint Master?
A Sprint Master is the lead of the team. Leaders who have deep knowledge ofthe design process and are not afraid to challenge their team to collaborate and win together quickly.
Sprint master ini lah nanti yang akan membentuk Sprint Team, bagaimana caranya ?
The sprint team should include designers, engineers, product managers and experts.
The ideal team size is 5-8 people. Artinya.. cukup bikin team kecil ..mungkin maksimal cukup 4-5 orang saja, jangan terlalu banyak orang. Ingat..brainstorming kebanyakan jalan di tempat  alias gagal karena keberatan kebanyakan ide / wacana, tapi miskin detail bagaimana cara mengimplementasikan ide-ide tsb.
  sprint2
Prepare the supplies
Sprints require a set of simple but useful supplies: sharpies, paper,
tape, sticky notes, voting dots, a timer, and a chime bell or kitchen
timer. Snacks and coffee are useful, but not required 🙂
The 6 sprint stages
sprint1

Di jelaskan detailnya oleh sang bule di link ini

Sebagai penutup, metode sprint cocok di terapkan di small medium businnes hingga ke enterprise.Bisa jadi sebagaian sudah menerapkan sebagain metode ini tapi levelnya baru sebatas jogging..belum sprint.
Hasil cepat dalam 3-5 hari ini bukan karbitan, tapi hasil dari metode pengambilan keputusan yang jauh lebih cepat dan efektif dibandingkan metode brainstroming tradisional.
Kelebihan lainnya, baik introvert ataupun ekstrovert di berikan “”panggung” yang sesuai hingga mereka bisa memberikan sesuatu yang maksimal.
Batman v Superman

Max Linux : Fury Road

mad max

Berita dari ajang Oscar ke-88, film paling fenomenal di akhir 2015 “Mad Max -Fury Road” , ditahun kabisat ini, 29 Februari 2016 akhirnya berhasil mendapatkan 10 nominasi Oscar, dan sukses membawa pulang 6 piala Oscar yakni :

Tata Kostum Terbaik
Tata Latar Terbaik
Tata Rias Terbaik
Penyuntingan Film Terbaik
Penyuntingan Suara Terbaik
Tata Suara Terbaik

Agak sedikit epic jika melihat proses pembuatan film ini, mulai dari hunting lokasi shooting
yang fantatis, aksi stuntman yang bener-bener gila
, minim efek CGI, dan yang paling gila, butuh hampir 17 tahun utk kelarin ini film.

Moral story : penantian panjang tidak akan sia-sia karena kerja keras, determinasi akan dibayar lunas pada akhirnya.

Apakabar Linux  ?

Beberapa tahun yang lalu , mungkin sekitar 10 tahun yang lalu. Linux sempat di gadang-gadang sebagai alternatif untuk meruntuhkan dominasi Microsoft dengan Windows-nya. Ya..Linux sukses ! Tetapi di level enterprise dan smartphone.

Dominasi Microsoft kini agak memudar, seiring runtuhnya era desktop PC. Turunan linux dengan nama keren Android sukses menjungkal kan Microsoft, Blackberry, dan Apple.

Blackberry berusaha bangkit dengan merangkul Android, Microsoft sbg pemilik Nokia juga pernah mencoba (Nokia X–sayang ga dilanjutin) keburu di likuidasi. Mungkin hanya Apple yang saat ini masih gagah dengan IOS dan mac OS-nya.

Apakah Linux masih laku ?

Sure..di level enterprise siapa yang meragukan kehandalan Linux ?

Server, storage, maupun network apliance boleh dikatakan sebagian besar di bangun diatas kernel linux.

Se-level IBM saja masih dengan setia mendukung linux sebagai platform enterprise (PowerLinux), demikian juga dengan raksasa-raksasa IT dari Silicon Valley. Facebook, Google, Amazon smua mengandalkan Linux sebagai tulang punggung / core system-nya.

Apakah Linux masih laku ?

Opensource sebagai nafas Linux pastinya akan terus hidup dan maju. Tetapi harus di akui, semangat Linuxer sekarang sudah tidak sama lagi dengan kondisi 5-10 tahun lalu, yang sangat terasa gelora-nya.

images

Apakah roda Linux akan kembali berputar ? Sepertinya kita butuh reboot seperti Mad Max meski harus menunggu 17 tahun lagi.. Mad Linux : Fury Road

Link