Jasa MEA 2016

Seperti di ketahui bersama, satu bulan lagi  Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan resmi di implementasikan pada awal Januari 2016 atau sebulan lagi dari sekarang.

Apakah artinya ?
Apakah akan banyak barang-barang impor atau pekerja yang luar yang masuk Indonesia ?

Jawabannya sebagai berikut.

Print

 

Sejak Januari 2010, sebanyak 98,87% pos tarif ASEAN Free Trade Area (AFTA) sudah berlaku 0%. Dengan demikian diperkirakan tidak akan ada perubahan yang terlalu berarti pada Januari 2016 nanti.

Jadi pada saat MEA di terapkan pada 2016 nanti bukan lagi perdagangan bebas atau industri-nya  tapi lebih ke arah persaingan jasa atau tenaga kerja, karena akan ada pertukaran tenaga kerja dalam MEA 2016.

Yang perlu diperhatikan saat MEA 2016 adalah perdagangan jasanya bukan perdagangan bebasnya. Karena dari lima tahun yang lalu sebernarnya Indonesia sudah siap dengan perdagangan bebas. Saat MEA tiba, tenaga kerja akan dinilai berdasarkan kompetensinya dan sertifikasi diperlukan dalam menunjang kualitas si pekerja. Tanpa adanya standar kompetensi, bagaimana pekerja Indonesia bisa bersaing atau “pasang harga” ?

Bidang usaha terutama yang mengandalkan perdagangan dan jasa mau tidak mau harus berkompetisi dengan  pemain luar.  Jadi yang dulu-nya hanya bersaing dengan sesama pemain lokal atau mentok-nya skala nasional maka di era MEA nanti harus  berkompetisii dengan pengusaha dari negeri -negeri jiran. Menjadikan mereka mitra atau kompetitor adalah pilihan.

Bagaimanapun jika MEA 2016 sudah di mulai, siap tidak siap, mau tidak mau, hanya ada satu pilihan …

Berubah atau musnah.

 

Jasa MEA 2016

Invisible Infrastructure

Di dunia telco di kenal istilah “Triple Play”, singkatnya ada 3 layanan (data,audio, dan video) dalam satu paket, kini datacenter, boleh dikatakan sedang ada trend serupa. Di data center boleh jadi sedang menuju “Quadruple Play” — HyperConvergence.

hyperconvergence-1024x687

Doeloe teknologi mainframe sempat merajai, sebelum tergusur oleh teknologi baru berbasis client-server. Namun roda teknologi terus berputar. Kini teknologi berbasis mainframe kembali lagi dengan evolusi yang lebih baik. Memperkenalkan Hype-Convergence, solusi teknologi datacenter masa depan.

Hyperconvergence (hyperconvergence) is a type of infrastructure system with a software-centric architecture that tightly integrates compute, storage, networking and virtualization resources and other technologies from scratch in a commodity hardware box supported by a single vendor.

Hyperconvergence di definiskan sebagai layanan yang menggabungkan komputasi (compute), penyimpanan data (storage), jaringan (network) dan virtualisasi dalam satu paket.

Teknologi tradisional mungkin tidak akan tersingkir begitu saja, karena secara ecosystem teknologi  hyper convergence ini baru di mulai. Tetapi setidaknya pola pikir lama yang mengkotak-kotakan fungsi server, storage, network akan terkikis oleh teknologi baru tsb.

Dengan hyper convergence, solusi ouf-of-the box yang akan membuat para IT Pro harus “reboot” dan berpikir lebih sederhana dan logis. Kalo bisa di bikin simple untuk apa di bikin ribet ? Sudah bukan jaman-nya bikin ribet, bikin susah 🙂

invisible-infrastructure_55.gif-550x0

Hyper convergence = hypervisor (virtualisasi) dan convergence (konvergensi)

Bahasa yang mudah di pahami adalah penggabungan fungsi  server, storage dan network dalam satu system virtualisasi.

Software Defined Storage (SDS) dan Software Defined Network (SDN) adalah bagian dari hyperconvergence.

Di teknologi tradisional, SAN (Storage Area Network) maupun NAS (Network Attached Storage) umum di pakai. Demikian pula dengan perangkat jaringan baik swicth, router, firewall dst. Biasanya butuh banyak orang IT utk manage teknologi tradisional. Ada yg jadi SysAdmin, Network Engineer, Storage Engineer, dst. Scale-out adalah hal yang paling jadi momok. Kenapa? Tidak mudah mengerjakan dan mengembangkan sesuatu yang dari awal sudah terlihat complex.

Lupakan hal-hal ribet diatas jika sudah beralih ke hyper-convergence.

Untuk para triple C atau decision maker, disamping hanya butuh tenaga IT yang lebih sedikit  inilah keunggulan teknologi hyper-convergence yang bisa bikin “galau”

  • Average five-year ROI: 510 percent
  • Five-year discounted benefits per organization: $7.85M
  • Five-year TCO savings: 58 percent
  • Storage deployment: 85 percent faster
  • Reduction in unplanned downtime: 99.7 percent

Source

Jika data tsb masih belum terlalu menyakinkan,bagaimana dengan melihat teknologi yang di gunakan cloud provider seperti, Amazon Web Service (AWS), Google. dan Facebook. Infrastruktur globalnya di bangun diatas teknologi  hyperconvergence.

Actions speak louder than words !

Invisible Infrastructure

Web Scale Computing

dell-emc

Ada pergeseran teknologi…seperti halnya berita akusisi terbesar  2015 di bidang teknologi informasi senilai 67 milyar dolar amrik..atau sekitar 900 trilyun rupiah – kurs 13rb-an) .

Adalah EMC dan VMware di caplok oleh Dell. Dan hebatnya lagi Dell ini adalah private company. Jarang-jarang private company bisa membeli public company apalagi dgn nilai yang sebesar itu

Dell.EMC.logo.storage

Padahal prediksi Gartner, dua tahun dari sekarang atau di tahun 2017 nanti,   arsitektur “Web Scale Computing” akan di adopsi oleh  50 persen global enterprise.Untunglah Dell mendapatkan “bonus”, beli EMC dapat VMware dalam mega akusisi tsb. Kemungkinan nantinya teknologi VMware inilah yang di jadikan salah satu senjata pamungkas Dell  utk teknologi berbasis web scale computing.

Apakah itu web scale computing ?   Definisi yang  dikutip blog Gartner

Web-scale IT is simply defined as all the things happening at large cloud service firms, such as Google, Amazon, Netflix, Facebook and others, that enables them to achieve extreme levels of agility and scalability by applying new processes and architectures.

Teknologi inilah yang dipakai oleh raksasa teknologi seperti Google, Facebook, Amazon, Azure dst.untuk  infrastruktur mereka. Di Google, Facebook, Amazon , datacenter di fokuskan pada kekuatan software sedangkan hardware-nya mereka lebih memilih “commodity  server / swicth” yang pasti lebih murah, open platform alias mereka bebas pakai merk apa saja (mungkin malah di merk-in sendiri  ^_^)

Facebook Open Server & Switch

yosemite-serverfacebook-openp-swicth

Apakah artinya ? Di datacenter Google, Amazon hanya memakai “server / switch biasa” bukan buatan HP, IBM, Cisco, ataupun Dell. tetapi karena software mereka memang canggih, server yang biasa-biasa ini jadi luar biasa.

Apa rahasianya ?  sistem container dan  virtualiasi ..dan SSD (Solid State Disk)

Raksasa-raksasa IT tersebut dengan maksimal telah memanfaatkan apa yang disebut “Software Define Data Center” atau SDDC. Dengan teknologi SDDC , maka teknologi virtualisasi akan menjadi inti dari  seluruh infrasturktur IT baik server, storage maupun network devices.

Ibarat puzzle, Google, Facebook, Amazon dkk  menyusun infrastuktur IT dari ribuan server yang hemat energi tetapi tetap memiliki performa yang maksimal. Berbanding terbalik dengan konsep yang rata-rata di pakai enterprise saat ini dimana rata-rata memilih menggunakan satu, dua, tiga high performance server dan storage high-end.

Jaman berubah, sekarang era-nya virtualisasi, cloud computing. Scaling up dan scaling out harus di bikin se-simple mungkin. Kalo perlu nambah resource akan di buat semudah mengisi bensin. Butuh berapa liter ? Kalo butuh tambah resource cukup colokin server ke rack , nyalain dan ON. Resource server dan storage otomatis bertambah tanpa banyak oprek sana-sini. Sangat mudah dan cepat tentunya.

Teknologi storage VSAN (Virtual SAN) secara perlahan menggantikan teknologi tradisional seperti SAN atau NAS yang mahal dan ribet di infrastrukturnya. Demikian halnya di sisi server maupun jaringan akan beralih ke virtual.

Tetapi kembali lagi , tidak ada teknologi yang pasti cocok untuk semua. Bagi sebagian enterprise, bagaimanapun ada yang memilih teknologi tradisional dianggap lebih mudah dan efisien, sebagian yang lain beranggapan teknologi baru web scale computing lebih pastinya lebih mudah, murah, dan juga efisien.

Slalu ada pilihan.

Web Scale Computing

Rahasia Dapur Google ?

Apa yang terlintas jika bicara Google ?

Di cuplik dari Circa Google

Cikal bakal raksasa Google di mulai dari sini

google-1997

google.standford.edu (1997)

Mungkint tidak terlalu istimewa bagi generasi sekarang.

Tapi bicara teknologi cluster di tahun 1997 bisa di katakan Google sudah melompat dari jamannya.

google-1999

Server google di tahun 1999

Dari awal Google telah mendesign sendiri teknologi “dapur cluster”nya. Infrastruktur Google adalah customized. Agak sedikit kaget, jika biasanya bicara dapur IT alias infrastruktur  datacenter sekelas enterprise, maka akan terlintas server dan  storage yang mahal  dan juga  sophisticate network. Di Google, rumus classic tsb mungkin tidak 100% diterapkan.

Google perusahaan level planet, alih alih memakai teknologi yang ter-wah, mereka justru membangun sistem-nya dari yang sederhana tetapi sangat berkelas.

Customized server ala Google ..simply but powerfull

GoogleServerLarge

Hardware server Google, bukalah sesuatu yang WAH..or WOW..tetapi mereka lebih mengutamakan FUNGSI dan EFISIENSI.

Setiap server Google  sudah dilengkapi dengan dua socket processor, dua hard drive, RAM, dan  “UPS mini” alias batery ,pasokan listriknya server memakai tegangan tunggal DC 12V sehingga lebih efisien.

google-server-rear-view

Google memakai unit server ini utk digunakan di setiap rack server-nya. Satu rack server  bisa menampung sekitar 40-an server..lah kok bisa sebanyak itu ? Server google hanya berukuran sekitar 1U-2U saja.. slim & compact. Kemudian rack server-server  tsb akan di kumpulin dan  di jadikan cluster

google-cluster-architecture-4

google-cluster-architecture-1

Teknologi Cluster Google

google-secret-server -2015-1

Deretan rack server di datacenter Google

Teknologi Google slalu berubah dan semakin maju. Doeloe, search engine mereka rutin melakuan indexing secara berkala, dan  proses-nya bisa sekitar 10hari !.

Distributed system mereka di awal juga belum terlalu canggih. Sebagain user bisa merakasan “server cepat” dan sebagian merasa kan server lambat. Kini, Google memakai sistem infrastruktur untuk indexing-nya yang mereka sebut “Caffeine” . Meski web servernya di akses jutaan pemakai dari seluruh penjuru mata angin..tetap saja cepat.

Secara geografis, datacenter Google kini tersebar hampir di smua benua. Latency di buat seminimal mungkin.

Jika di awal tahun 2000 Google memiliki “hanya” tiga datacenter dan 4000 linux server.Di tahun 2007, Google sudah memiliki lebih dari 30 datacenter dan  1 juta server (estimasi Gartner). Tidak ada yang tahu pasti jumlah server Google sekarang. Dari sekitar total  44 juta server di seluruh dunia..diperkirakan 2%  adalah milik Google.

A massive computing…

Rahasia Dapur Google ?

#WIN is What You Love + What You’re Good At + What Pays Well

 

0250b1089f0e8e48907eca27a3c9bf3a

 

What You Love + What You’re Good At + What Pays Well = #WIN

 

Faktanya adalah jika mengerjakan apa yang kamu sukai maka hukum alam akan berjalan, semua akan berjalan dengan lebih mudah, lebih cepat terselesaikan, lebih kreatif dan kamu lebih memiliki arti.

Mendefinisikan sebuah kemenangan adalah kombinasi dari kemampuan, kecintaan, dan penghargaan

Kemampuan tentunya adalah skill-sets mu, bisa di peroleh dari sekolah, kampus (book smart) dan lingkungan kerja atau bahkan dari jalanan (street smart).

Kecintaan adalah passion alias smangat, yang membuat bangun pagimu tidak akan pernah sama setiap hari-nya.

Sedangkan penghargaan di sini bisa berupa materi yang sering disebut dengan gaji/bayaran atau pun bentuk apresiasi  atau sistem reward lainnya (bonus, dst)

Hanya saja tidak semua rumus atau bahkan persamaan matematika selalu pasti menghasilkan nilai yag sama

Seringkali diajarkan  1+1=2 tetapi matematika bukan hanya sekedar persoalan hitung menghitung atau pengukuran.

Kenapa 1+1 tidak selalu sama dengan 2 dalam matematika? Bisa saja 1+1 hasilnya 0  (perhitungan biner)

What You Love + What You’re Good At + What Pays Well  = #LOST

Ya,matematika memang seperti itu

 

 

#WIN is What You Love + What You’re Good At + What Pays Well

Menantang LTE

lte

4G LTE adalah teknologi jaringan internet super cepat generasi ke-empat berbasis Internet Protocol (IP) yang membuat proses transfer data jadi lebih cepat dan stabil. Secara teoritis, teknologi 3GPP Long Term Evolution (LTE) atau sering di sebut 4G, bahasa yg lebih simpel, adalah teknologi generasi ke-empat yang menawarkan kecepatan downlink hingga 300 Mbps ! dan Uplink 75 Mbps ! (teori-nya).

Sebelum sampai ke LTE, ada baiknya flashback ke teknologi awalnya yakni

Apa itu GSM (Global System for Mobile Communications atau dikenal juga sebagai Groupe Spécial Mobile)?

GSM adalah teknologi jaringan nirkabel yang dikembangkan di Eropa dan kini digunakan hampir diseluruh belahan dunia. GSM termasuk dalam teknologi telepon generasi kedua (2G) yang menggunakan teknologi digital untuk menggantikan sistem analog yang digunakan pada generasi pertama (1G).

Teknologi ini mengirimkan sinyal (data) yang dibagi berdasarkan waktu atau sering disebut juga timeslot. Secara sederhana, apabila pengguna sedang melakukan panggilan telepon, maka pengguna tersebut sedang menggunakan “timeslot”.

Apabila  jaringan GSM sedang sibuk akibat banyak pengguna yang menelpon dalam waktu bersamaan yang mengakibatkan sistem penuh dalam artian semua “timeslot” telah digunakan, maka pengguna yang lain tidak akan dapat atau sulit melakukan panggilan sebelum ada pengguna lainnya yang telah menyelesaikan panggilan. Disinilah letak kekurangan teknologi GSM. Namun disisi lain kualitas komunikasi yang ditawarkan teknologi GSM cenderung lebih baik jika dibanding  CDMA (jika dalam kondisi sama-sama sistem sedang penuh).

Saat ini jaringan GSM bekerja pada frekuensi  850MHz, 900MHz, 1800MHz dan 1900MHz. Handphone yang dapat berjalan di keempat frekuensi dinamakan quad band phone, kalau hanya tiga diantaranya dinamakan tri band dan jika hanya dua dinamakan dual band.

Handphone dual band tidak dapat digunakan di semua Negara. Contohnya ponsel dual band yang bekerja di jaringan GSM 900 / 1800 MHz tidak akan berfungsi di Negara yang menggunakan jaringan, misalnya 850 / 1900 MHz. Oleh karena itu, jika Anda berencana berpegian ke luar negeri, sebaiknya membawa handphone Quad Band.

Apa itu Code division multiple access (CDMA)?

Teknologi CDMA adalah teknologi jaringan selular nirkabel yang membagi atau memisahkan setiap panggilan telepon menggunakan kode-kode khusus dan tidak berdasarkan waktu seperti pada teknologi GSM. Karena menggunakan kode-kode khusus, kemungkinan terjadinya komunikasi bocor atau salah sambung semakin kecil dan mungkin tidak ada. Sistem pengkodean ini pada awalnya digunakan di dunia militer namun saat ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat banyak.

Karena tidak menggunakan satuan waktu, jaringan CDMA memiliki kelebihan tetap dapat melakukan panggilan secara bersamaan walaupun jaringan atau sistem sedang penuh. Namun CDMA bukan tidak memiliki kekurangan, karena semakin penuh jaringan, maka kualitas komunikasinya pun dapat menurun, misalnya suara tidak terdengar dengan jelas, terputus-putus, dll.

LTE is coming…
Semua teknologi selular, baik GSM, CDMA, maupun Wimax pada akhirnya akan berevolusi menjadi menuju satu teknologi masa depan : LTE (Long Term Evolution)
ujungnya-lte
 Suatu hari nanti akan habis cerita “loe pakai operator CDMA atau GSM ? “, karena nanti jika semua operator telco sudah memakai teknologi LTE, maka semuanya bakal menjadi satu platform yakni LTE dan tidak ada lagi kartu GSM or CDMA, cukup satu jenis kartu LTE, bisa berupa “micro SIM card” atau “nano SIM card”. Nanti yang menentukan adalah handset / HP-nya, support  LTE TDD & LTE FDD di frekuensi berapa?

Perbandingan layanan  teknologi  LTE (4G) vs HSPA (3G)

compare-lte-3g

Dari namanya 4G, ini juga bukan lagi soal layanan “instant messaging” atau akses media sosial. Konten multimedia khususnya video akan lebih ditonjolkan. Video streaming, video telephony, dan akses high speed data / content akan menjadi prioritas teknologi 4G.

futurehome

Generasi sistem teknologi mobile / seluler

generation-mob-comm

1G – Original analog cellular untuk suara (AMPS, NMT, TACS)- kecepatan  14.4 kbps
2G – Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA)- kecepatan  9-14.4 kbps
2.5G – Paket data 2G (GPRS, EDGE) – kecepatan  20-40 kpbs
3G – Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) – kecepatan  500-700 kbps
3.5G – Pengganti EDGE -> – kecepatan HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2 Mbps
4G – Digital broadband packet data untuk semua IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) – kecepatan  up to 100 Mbps
5G – Gigabit per second, dalam beberapa tahun mendatang (2020?) – kecepatan akan tembus lebih dari 1 Gbps !

5G-technology
Generasi pertama : hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).

Generasi kedua : dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.

Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
Generasi ketiga : digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.

Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik untuk downlink)

Generasi keempat : merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.

Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mbps (utk mobile access) dan 1Gbps (local access /non-mobile)  baik dalam maupun luar ruang.  Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).

Batam Menantang 4G LTE

Di awal tahun 2000-an, Batam sudah di gadang-gadang menjadi sebuah “Digital Island”. Kini sudah lebih dari satu dekade, tampaknya mulai nampak apa yang dulu di impi-impikan orang Batam.

Kabel serat optik (FO) kini sudah banyak ditanam di darat dan di laut.Triple play kini bukan hanya “mainan” orang Jakarta / Jawa  saja.

Faktor lokasi yang sangat dekat dengan Singapore sebagai hub internet dunia untuk kawasan APAC (Asia Pacific) sedikit banyak memberikan keuntungan bagi pulau  Batam. Backbone jaringan internet dunia langsung bisa di tarik langsung dari hub-nya. Teori-nya akses internet di Batam akan lebih cepat dari orang Jakarta sana.

Infrastruktur jaringan internet kini semakin baik dan murah. Disisi lain, kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan akses internet yang cepat sudah tidak bisa di tawar-tawar lagi. Yang lambat / lelet / lola pasti akan ditinggalkan, kalah bersaing.

Dan kembali ke awal kejayaan seluler di tahun 2000-an, dimana  hampir semua operator seluler menjadikan pulau Batam sebagai ” test drive” ataupun lauching product khususnya untuk area Indonesia wilayah barat.

smatfren234

Dan kini satu dekade berjalan, kembali lagi Batam di jadikan proyek peluncuran 4G. Dan yang paling siap dari sisi teknologi dan frekuensi adalah operator CDMA. Operator CDMA yang survive dari kerasnya persaingan bisnis ini adalah Smartfren. Operator CDMA spt Flexy (Telkom), StarOne (Indosat), Esia..semua tinggal nama.

Smartfren  paling siap ?

Operator GSM saat ini mungkin sedang konsolidasi spektruk / frekuensi. Apalagi beberapa operator GSM sudah merger / akusisi seperti Axis yang di caplok oleh XL Axiata  dan Three kabarnya akan dibeli oleh Indosat.

Sebagai satu-satunya pemegang lisensi frekuensi utk CDMA, Smartfren mengoperasikan dua frekuensi.Smartfren juga “beruntung” mendapat lebar pita bandwidth yang lebih lebar (30 MHz) dibandingkan sodara GSM-nya yang cuman 15 MHz. Artinya ?  Smartfren dari sisi sumber daya alam memiliki keunggulan bermain di TD LTE karena menguasai 30 MHz frekuensi di 2,3 GHz dan lisensi yang dimiliki adalah seluler nasional. Dengan pita yang dua kali lebih lebar, diharapkan layanan 4G LTE akan lebih kencang dan stabil. Tapi  di sisi lain, semua perangkat BTS baru mesti di bangun

Spektrum 1.900 MHz sebelumnya dimiliki oleh Smart Telecom yang dikenal dengan merek dagang Smart.Infrastruktur ini nasibnya mungkin tinggal menunggu waktu untuk dipensiunkan

Sementara Mobile8 dengan merek Fren (dulu punya Bakrie Telecom) memiliki frekuensi di spektrum 850 MHz. Jadilah SmartFren memanfaatkan spektrum 850 MHz untuk standar metode pengantar data TDD (Time Division Duplex) dan 2.300 MHz untuk FDD (Frequency Division Duplex).

fdd-tdd-different

TDD punya karakter sangat cepat ketika memberi akses download, tetapi untuk kecepatan akses upload cenderung lebih lemah. Sementara FDD punya karakter akses download dan upload yang seimbang. Karena standar FDD dipakai Smartfren pada spektrum rendah, maka ini sangat cocok untuk memberi akses pada jangkauan yang lebih luas.

Khusus utk wilayah barat Indonesia (DKI, Jabar,Sumatra,Babel) Smartfren telah menunjuk Nokia sebagai produsen perangkat base transceiver station (BTS) 4G LTE. Sementara ZTE di kawasan timur, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan dan Sulawesi.

Tidak hanya menyiapkan infrastruktur spet tower / BTS untuk 4G , Smartfren  juga siap dengan menggelontorkan handset (handphone) yang di bundling dengan cerdas ke pasar lokal. Bahkan produk smartphone 4G  mereka fabrikasinya ada di Batam dan Cikarang (Jabar).

smartfren46

Dengan Andromax R, smartphone 4G LTE  “made in Batam”,  hasil speed test cukup  kencang & stabil di angka 8-12Mbps downlink dan 3-5 Mbps uplink. (koneksinya memakai LTE-hybrid)

43-29 _214732

Memang masih jauh dari “theoretical speed” downlink up to 100Mbps, tetapi setidaknya dengan kecepatan stabil donlot 10Mbps ini, sudah bisa melewati teknologi 3G  yang kini makin lemah gemulai…

Sebagai orang Indonesia, cukuplah bangga jika teknologi 4G super canggih dan njlimet ini penemu-nya bukan bule tapi asli orang Kediri, Dr. Eng. Khoirul Anwar   yang penemuan-nya terinspirasi dari komik Dragon Ball.

Be inspired…

Dari berbagai sumber.

Menantang LTE

Jack of all trades, master of none

keep-calm-im-a-jack-of-all-trades-master-of-none

Sebaris phrase dari barat di sekitar abad 17 itu tampak masih sangat relevan untuk menggambarkan pentingnya melakukan sesuatu dengan fokus.

Mengapa perlu fokus dalam pekerjaan, bisnis, usaha ataupun yang ingin kita lakukan adalah karena pada dasarnya jika kemampuan individu adala unik, tidak sama, sama seperti halnya sidik jari kita.

No one suits for all

Jika kita memaksakan untuk bisa mengusai semua hal dengan baik, maka konsekuensi logis dari usaha kita adalah tidak satupun yang akan benar-benar dikuasai dengan baik.

Kemampuan mengusai banyak bidang memang bisa memperluas sudut pandang untuk mendapatkan “big picture” tetapi bagaimanapun ketika pada sampai tahap detail, maka fokus akan diperlukan. Untuk bisa fokus,mutlak mengusai bidang tersebut dengan baik, jika perlu dengan sangat baik… dan dengan cerdas

kebiasaan

Kecerdasan adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang untuk melakukan atau memecahkan suatu masalah yang ada di lingkungan hidupnya dengan cepat dan tepat. dan faktanya hal tersebut TIDAK hanya karena bawaan dari lahir, nilai IQ, Gelar akademis, atau reputasi TETAPI kecerdasan didasarkan oleh tingkat ke ingin tahuan seseorang (CURIOSITY), tingkat kemalasan seseorang, dan masalah yang dapat di selesaikan dalam kehidupan

Dr. Howard Gardner, Profesor bidang pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat mengemukakan, definisi kecerdasan yang berbeda untuk mengukur potensi manusia secara lebih luas, baik pada anak maupun orang dewasa. Ia membagi 8 jenis kecerdasan, dan dikenal sebagai Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences).

1. Word smart
2. Number smart
3. Picture smart
4. Body smart
5. Music smart
6. People smart
7. Self smart
8. Nature smart

Ada satu lagi yang mungkin belum di sebutkan oleh Dr. Howard yakni  “Intuitif Smart”

Dan kita semua punya punya kecerdasan-kecerdasan tsb dalam taraf berbeda-beda, memahami diri sendiri / self esteem adalah cara terbaik dimana kita bisa melihat dan menentukan kecerdasan mana saja yang lebih dominan dan bisa di andalkan untuk sekolah, pekerjaan dan kehidupan kita.

Memaksakan sesuatu yang kurang atau tidak kita sukai sama halnya menyuapi makanan basi ke mulut kita..pasti dimuntahkan

Back to focus

Ketika kita berbisnis ataupun ingin menetapkan karir  akan lebih baik jika   cukup menguasai  “beberapa bidang” dengan sangat baik … bukan semuanya.

jack-master

Jangan sampai  “Yang dikejar tidak dapat, yang dikendong berciciran”

Keuntungan yang diharapkan tak didapati, sedangkan yang telah ada hilang pula.

Keeps focus  and be master !

Jack of all trades, master of none